Camat Dumoga Barat Malpin Dako Klarifikasi Pemberitaan Terkait Tarkam

0
Gelar Reses di Dapil, Muhammad Syahrudin Mokoagow Siap Kawal Kepentingan Masyarakat
Deklarasi Damai di Dumoga
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Pasca terjadinya konflik antar kelompok di Kabupaten Bolmong, Camat Dumoga Barat Malpin Dako ikut angkat bicara soal statement yang diberikan kepada awak media.

Kepada Bolmora.com, Malpin Dako mengakui bila sempat memberikan informasi kepada awak media terkait pemicu konflik.

Berita ini kemudian viral di media sosial karena dianggap hoax oleh masyarakat, meskipun ada statement dari Camat Dumoga Barat.

Awalnya media Bolmora bersama salah satu awak media di Tribin sedang bersantai disalah satu cafe di Kotamobagu.

Kemudian mendapatkan informasi bila ada konflik di Dumoga.

Kemudian wartawan Bolmora kemudian mengkonfirmasi kejadian ini kepada Camat Dumoga Barat tepat pukul 23.40 Wita lebih.

Karena jarak yang begitu jauh, konfirmasi ini dilaksanakan awak media via telepon kepada Camat Dumoga Barat Malpin Dako.

Melalui telepon tersebut, Camat Dumoga Barat Malpin Dako memberikan statement bahwa konflik di Dumoga disebabkan karena adanya penikaman terhadap tiga orang.

Statement tersebut kemudian direkam oleh Bolmora.com dan salah satu rekan media Tribun tersebut.

Usai menelpon Camat Dumoga Barat Malphin Dako, Bolmora dan rekan media Tribun kemudian membuat berita breaking news yang sifatnya berita cepat.

Tapi pada pukul 02.52 Wita, Camat Malpin Dako memberikan SMS susulan kepada rekan Bolmora.com yang menelponnya yang berisi.

“Penikaman masih belum jelas, karena korban belum melaporkan ke Polsek. Situasi aman terkendali”.

Banyak warga mengatakan jika berita tersebut tak sesuai dengan fakta di lapangan.

Dimana peristiwa yang terjadi disalah satu desa di Dumoga, bukanlah penikaman tapi lebih tepatnya adalah kecelakaan lalu lintas yang masih didalami oleh pihak kepolisian.

Viralnya berita Breaking News, kemudian diprotes oleh Camat Malphin Dako.

Atas kejadian ini, Camat Malpin Dako kemudian mengajukan empat poin klarivikasi terkait berita yang terbit di, berikut isinya:

  1. Berita belum memuat keseluruhan pernyataan saya, karena pernyataan susulan yang saya kirimkan lewat SMS pada jam 02.52. Wita dan berita tidak dimuat atau bahkan belum disesuaikan dalam pemberitaan.

Bunyi pernyataan SMS saya itu yaitu: “Penikaman itu masih belum jelas karena korban belum melaporkan ke Polsek dan situasi aman terkendali”.

  1. Berita yang dimuat oleh saudara sangat merugikan saya dan dengan memperhatikan berbagai hal.
  2. Berdasarkan uraian di atas, mohon agar hal tersebut diatas dapat dimuat dalam berita online saudara sebagai bentuk nyata klarifikasi saya karena yang terjadi lebih pada mis komunikasi.

Bolmora.com mengakui bila ada mis komunikasi dalam pemberitaan konflik di media sosial.

Dimana statement kedua yang dikirim oleh Camat Malphin Dako sudah terlalu subuh dan terlambat, karena berita sudah terbit lebih dulu.

Bolmora.com berharap kedepannya ketika memberi informasi kepada awak media, bisa dipastikan dulu kebenarannya sebelum memberikan statement.

Pihak Bolmora juga akan lebih selektif menerima informasi termasuk mekonfirmasi ke pihak lain terkait.(Agung Dondo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here