Dispora Sulut Anggarkan Rp20,4 Miliar, Gaji Pegawai Serap Porsi Besar

BOLMORA.COM,SULUT – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merencanakan anggaran sebesar Rp20,4 miliar dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2027. Dari total anggaran tersebut, belanja pegawai dan kebutuhan rutin menjadi komponen utama untuk menunjang operasional dinas.
Hal ini disampaikan Kepala Dispora Sulut, Audy Pangemanan, saat memaparkan rencana kerja dan anggaran dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Sulut, Selasa (27/10/2026).
<span;>Audy menjelaskan, pada 2027 Dispora Sulut merencanakan pelaksanaan empat program, 15 kegiatan, dan 37 subkegiatan.
Dari sisi belanja, alokasi tersebut terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp9,96 miliar, belanja barang dan jasa Rp9,73 miliar, belanja hibah Rp501,18 juta, serta belanja modal Rp219,96 juta.
Menurut Audy, besarnya porsi belanja pegawai tidak terlepas dari kebutuhan pembayaran gaji dan tunjangan bagi 54 pegawai negeri sipil (PNS) dan 55 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang bertugas di lingkungan Dispora Sulut.
Ia merinci, kebutuhan gaji pegawai mencapai sekitar Rp7,40 miliar, ditambah tambahan penghasilan sebesar Rp2,5 miliar.
“Artinya sebagian besar dari anggaran yang tersedia merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi dan menjamin keberlangsungan pelaksanaan tugas pemerintahan,” jelas Audy.
Di sisi lain, besarnya alokasi belanja rutin menjadi perhatian Komisi IV DPRD Sulut. Ketua Komisi IV, Cindy Wurangian, mengingatkan agar pelaksanaan anggaran tidak semata-mata berorientasi pada penyerapan dana.
Menurut Cindy, keberhasilan penggunaan anggaran harus diukur dari pencapaian tujuan program yang telah direncanakan, bukan hanya dari besarnya anggaran yang terealisasi.
“Bukan hanya pada penyerapan anggaran, tapi yang terpenting adalah dalam penyerapan anggaran harus mencapai tujuan program kerja,” tegas Cindy.
Ia juga membuka ruang bagi Dispora Sulut untuk mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran yang benar-benar mendesak agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut.
Namun, usulan tersebut harus disertai data pendukung yang jelas sehingga kebutuhan prioritas dapat dipertimbangkan secara terukur.
“Untuk kebutuhan di Banggar, kalau memang betul-betul ada yang urgent, sediakan data pendukung untuk kami perjuangkan di Banggar,” tandas Cindy.
Dengan alokasi anggaran Rp20,4 miliar tersebut, Dispora Sulut diharapkan mampu menjalankan program kerja secara optimal, sekaligus memastikan setiap belanja memberikan hasil nyata bagi pengembangan pemuda dan olahraga di daerah.
(Jane)



