Guncang Panggung Dunia! Polimdo Tembus Final

BOLMORA.COM,SULUT – Dari Manado untuk dunia! Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mencetak prestasi membanggakan setelah inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) besutan tim dosennya berhasil menembus babak final dunia The 15th China Innovation & Entrepreneurship Competition di Xuzhou, China.
Melalui inovasi bertajuk TerraSight AI – Automated Volumetric Progress Monitoring for Earthwork Operations, tim Polimdo berhasil masuk dalam jajaran 12 proyek terbaik dunia pada kompetisi bertema AI + Machinery.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa talenta dari Sulawesi Utara mampu bersaing dengan inovator internasional.
Keberhasilan tersebut sekaligus menempatkan Polimdo pada peringkat ke-12 dunia dalam kompetisi yang mempertemukan berbagai inovasi teknologi dari sejumlah negara, termasuk Hong Kong, Austria, Turki, Inggris, Jerman, Australia, dan Uzbekistan.
Di tingkat Indonesia, hanya empat entitas yang tercatat berhasil melaju ke babak final, yakni Polimdo melalui TerraSight AI, PT Gaya Makmur Tractor, Politeknik Negeri Banyuwangi, serta President University.
Tim Polimdo diperkuat oleh Fardi Kalumata, S.ST., M.T., Steven Kamurahan, M.Ars., serta Ir. Rudolf Estephanus Golioth Mait, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. Kolaborasi mereka menghasilkan inovasi yang menggabungkan teknologi pemetaan drone, pemrosesan citra, dan analisis data spasial berbasis AI.
Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, menyambut pencapaian tersebut dengan penuh kebanggaan. Ia mengajak masyarakat Sulawesi Utara memberikan dukungan kepada tim yang akan membawa nama daerah dan Indonesia ke panggung internasional.
“Mohon dukungan doa, Tim TerraSight AI Polimdo Go To Final ke China! Puji Tuhan, kita berada di Peringkat 12 Dunia untuk memperebutkan Juara 1, 2, dan 3. Ini bukti nyata bahwa kualitas pendidikan vokasi dari Sulawesi Utara sanggup bersaing dan berdiri sejajar di level tertinggi global,” tegas Maryke.
Dukungan serupa disampaikan alumni Polimdo, Jein Senkandai, yang mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara bersatu memberikan semangat kepada tim kebanggaan daerah tersebut.
“Selamat untuk Polimdo! Mari torang semua warga Sulawesi Utara berikan doa dan dukungan penuh agar Tim TerraSight AI Polimdo bisa membawa pulang gelar juara dunia dari China,” ujarnya.
Perjuangan tim kini memasuki tahap persiapan intensif. Perwakilan Polimdo dijadwalkan bertolak menuju Xuzhou, China, pada 29 Oktober 2026 untuk mengikuti final secara langsung dan mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri internasional.
Kini, harapan Sulawesi Utara tertuju ke China. Polimdo bukan sekadar membawa nama kampus, melainkan juga menunjukkan bahwa inovasi anak bangsa mampu menembus persaingan teknologi dunia.
(Jane)



