Minta Penurunan Passing Grade, Wali Kota Kotamobagu dan Bupati Bolmong Temui MenPAN-RB
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Tingkat kelulusan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam tes Computer Assessment Test (CAT) yang rendah di hampir semua daerah di Indonesia, tampaknya menjadi keluhan para peserta maupun masyarakat umum lainnya.
Nilai standar atau yang biasa disebut passing grade yang tinggi mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TKW) yang mempunyai nilai standar 75, Tes Intelejensia Umum (TIU) 80 dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143 membuat banyak peserta kesulitan karena harus menghadapi 100 soal dalam waktu 1,5 jam.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara dan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow langsung menemui Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin di Jakarta.
“Saya dan bu Bupati memberikan dua masukan kepada pak Menteri. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan tenaga Pengajar Negeri Sipil (PNS) di daerah agar menurunkan nilai passing grade, selanjutnya untuk terpenuhinya kebutuhan PNS yang sudah dialokasikan maka hasil yg ada di rangking sampai kebutuhan terpenuhi,” ungkap Wali Kota saat dihubungi via WhatsApp.
Menurutnya, pak Menteri menyetujui dan akan memberikan masukan ke panitia seleksi (pansel) CPNS 2018.
“Pak Menteri mengatakan, apa yang menjadi keputusan nanti adalah sepenuhnya pansel yang akan memutuskan,” terangnya.
Wali kota menambahkan, hasil konsultasi bahwa penyelenggaraan Seleksi CPNS sesuai amanat undang-undang,penyelenggara seleksi CPNS ini dilaksanakan oleh pansel yang independen.
“Pansel masih sementara rapat untuk penentuan hasil yg sudah ada diseluruh Indonesia dan saat pertemuan dengan pak Menteri tadi rapat pansel sementara berlangsung dan belum ada hasil,” tutup Tatong.
(me2t)



