Polisi Dalami Kasus Penyerobotan Lahan Tanah Milik Sientje Mokoginta vs Stella Cs

0
604
Sientje Mokoginta (kanan) saat bersama Pengacara kondang Hotman Paris./Foto: Istimewa

BOLMORA.COM, HUKRIM – Dugaan kasus penyerobotan lahan tanah milik Sientje Mokoginta yang diserobot oleh Stella Cs masih terus bergulir dan tengah didalami oleh penyidik Dirkrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut).

Kasus yang dilaporkan sejak tahun 2009 ini, mulai menemui titik terang setelah melewati proses panjang di persidangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang akhirnya dimenangkan oleh Sientje Mokoginta pada tahun 2018 lalu, sesuai putusan perkara nomor 48/B/2018/PT.TUN.MK tanggal 7 Juni 2018 Jo, dan Putusan Mahkamah Agung RI nomor 559 K/TUN/2018 tanggal 30 Oktober 2018.

Tidak terima dengan putusan tersebut, Stella Cs pun kembali melakukan gugatan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung RI. Tapi sayangnya upaya hukum tersebut juga kandas, dan sengketa lahan ini tetap dimenangkan oleh Sientje Mokoginta, dengan putusan inkrah majelis hakim nomor: 150 PK/TUN/2019.

Informasi yang dirangkum, saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan para tersangka yang menjadi terlapor.

“Masih penyelidikan, dan kasusnya sementara berproses,” ujar penyidik AKP Deddy Polla saat dikonfirmasi, Selasa (20/5).

Menurut AKP Deddy, pemeriksaan ini yang kedua kalinya dilakukan oleh penyidik Polda. Kali ini saksi-saksi yang diperiksa polisi adalah pihak-pihak terkait termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotamobagu selaku instansi yang menerbitkan 12 sertifikat milik Stella Cs, yang diduga bodong.

(Wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here