✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Politik

DPRD Sulut Gelar Paripurna, Presiden Prabowo: Belum Semua Persoalan Selesai, Tapi Masalah Puluhan Tahun Mulai Dituntaskan

BOLMORA.COM, SULUT – DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui siaran langsung TVRI, Jumat (14/8/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulut tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen, didampingi para wakil ketua dan jajaran anggota DPRD.

Paripurna turut dihadiri Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Wakil Gubernur DR.Victor Mailangkay,SH.MH beserta jajaran kepala SKPD lingkup Pemprov Sulut dan unsur Forkopimda.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dalam waktu kurang dari dua tahun, pemerintah telah menunjukkan keberanian dan kerja keras untuk mulai menyelesaikan berbagai persoalan yang selama puluhan tahun dianggap rumit.

“Masalah-masalah selama puluhan tahun yang dianggap sangat rumit, atau terlalu rumit, dapat kita mulai selesaikan,” ucap Presiden.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo mengatakan soal komitmen pemerintah untuk menjaga, menjalankan dan melindungi kepentingan nasional yang vital, termasuk memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan mengelola dengan sebaik-baiknya kekayaan bangsa Indonesia, agar dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Presiden juga memastikan pemerintah terus bekerja menjawab berbagai keluhan dan persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

“Kami bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Prabowo menegaskan, kepentingan rakyat menjadi orientasi utama dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, kebijakan pemerintah tidak hanya ditujukan untuk kepentingan masyarakat saat ini, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang.

“Kami berorientasi pada kepentingan-kepentingan rakyat, dan kepentingan anak-anak mereka, beserta cucu-cucu mereka,” katanya.

Meski demikian, Presiden mengakui masih terdapat banyak persoalan bangsa yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Demikian pula dengan seluruh janji yang disampaikan, belum semuanya dapat dikatakan telah ditunaikan.

“Saya belum bisa menyampaikan secara seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau janji-janji saya tertunaikan. Belum,” akunya.

Menurutnya, capaian tersebut lahir dari kerja keras yang dilandasi ketulusan, kehendak yang jelas, keberpihakan kepada rakyat serta gotong royong seluruh unsur bangsa.

“Dalam waktu kurang dari dua tahun kita telah buktikan dengan keberanian, dengan kerja keras didasari dengan hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat, dan gotong royong seluruh unsur bangsa,” pungkasnya.

(Jane)

Jane

Wartawan yang suka traveling ini bertugas di Liputan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button