Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolmong

Kisah Laskar Pelangi dari Pomoman, Tim Disdik Bolmong Tinjau Sekolah

BOLMORA.COM, BOLMONG – Tak mudah mencapai Desa Pomoman, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Untuk mencapai desa tesebut, Tim Dinas Pendidikan (Disdik) Bolmong harus melintasi sembilan sungai., melalui jalan berbatu dan terjal dan tak bisa pakai kendaraan biasa, harus dengan mobil rambo. Jaraknya juga jauh, 13 kilometer dari jalan trans sulawesi.

Kendati demikian, tim dari Disdik Bolmong tetap berupaya menerobos, demi meninjau guru dan para siswa siswi SD dan SMP di wilayah tersebut. 

Banyak kisah mengharukan kala tim yang terdidi dari Kepala Disdik Bolmong Renty Mokoginta, Kabid Dikdas Abdul Rivai Mokoagow, dan Korwil Poigar Mardin Manangin, tiba di  pusat pendidikan terpencil itu, Selasa (22/6/2020). Salah satunya, sebagaimana diceritakan Kepala Sekolah SMP Satap Negeri Pomoman Rentje Winokan. Ia mengaku tak bosan-bosan mengajak siswa kembali ke sekolah.

“Saya terus membujuk mereka untuk kembali ke sekolah,” kata dia.

Menurutnya, tradisi putus sekolah di sana memang tinggi. Keadaan terpencil membuat gairah sekolah anak-anak menurun. Orang tua merasa rugi jika menyekolahkan anaknya. Lebih baik sang anak jadi petani agar bisa segera menghasilkan uang. Ini mengusik nuraninya sebagai guru. Anak-anak ini harus diselamatkan bagaimanapun caranya.

“Saya pun ke luar masuk rumah, minta agar anak-anak kembali sekolah. Bahkan, saya jemput ke sekolah,” ungkap Rentje.

Hal itu tentu melelahkan fisik. Menguras emosi pula. Ada anak yang berkali-kali didatangi, tapi tetap saja dikurung oleh orang tuanya.

“Namun saya tak menyerah,” ucapnya.

Banyak yang berhasil dikembalikan di jalan yang benar. Namun, ada pula yang tidak bisa, hingga putus sekolah. Tak bisa disentuh lewat fisik, hingga ia menyentuhnya lewat doa.

SMP Satap sendiri punya 14 siswa. Sedangkan SD Pomoman punya 28 siswa.

Kepala Disdik Bolmong Renty Mokoginta mengatakan, tujuan peninjauan adalah untuk memantau pendidikan di daerah terpencil.

“Kita meninjau guru, siswa serta sekolah,” ujarnya.

Kepada kepsek, ia meminta untuk tak lelah menjemput siswa di rumah. Pemkab Bolmong, sebut dia, peduli terhadap tenaga pendidik dan siswa untuk peningkatan IPM di Bolmong.

“Itu menjadi perhatian pemerintah,” cetus Renty.

(Agung)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button