Cegah Covid-19, Pemkab Bolmong Semprot Disinfektan di Tempat Umun hingga Rumah Warga

0
312
Cegah Covid-19, Pemkab Bolmong Semprot Disinfektan di Tempat Umun hingga Rumah Warga
Penyemprotan disinfektan oleh Dinkes Bolmong

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dan seluruh kecamatan, serta desa secara serentak melaksanakan pencegahan wabah virus corona atau Covid-19, dengan melakukan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan dan penempelan pamplet di tempat ibadah Kecamatan Passi Timur

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong, all out dalam penanganan codiv-19, dengan cara terus bersinergi dengan pmerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan dan TNI/Polri, serta pihak terkait untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke tempat yang dianggap menjadi pusat berkumpulnya orang banyak. Seperti, ruang publik terbuka hingga tempat-tempat ibadah, baik masjid, gereja, dan pura, hingga rumah warga.

“Ini semua dilakukan untuk mempersempit penyebaran virus corona,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bolmong dr. Erman Paputungan, Kamis (2/4/2020). 

Menurutnya, penyemprotan disinfektan dilaksanakan serentak oleh pihak kecamatan dan desa di Kabupaten Bolmong, merupakan bagian dari perintah Bupati Bolmong Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow. 

“Penyemperotan disinfektan sebagai salah satu upaya pencegahan Coronavirus atau Covid-19 adalah tidak lain perintah ibu bupati,” katanya. 

Penyemprotan disinfektan di Kecamatan Passi Barat

Lanjut dia, pihaknya juga mensosialisasikan cara pembuatan disinfektan sekaligus memberikan edukasi penggunaannya kepada pihak kecamatan dan warga.

Sejauh ini pihaknya juga telah menerapkan protokoler kesehatan kepada masyarakat, dengan cara mensosialisasikan dampak bahaya wabah virus corona, serta melakukan pemeriksaan menyeluruh ke setiap desa.

“Semua kecamatan sudah memberikan pembekalan dan pendampingan pembuatan, dan penggunaan disinfektan mandiri. Kami juga memeriksa seluruh kesehatan masyarakat melalui Puskesmas,” terangnya.

Menananggapi hal ini, Pemerintah Kecamatan Passi Barat menginstrusikan desa – desa di wilayahnya untuk melakukan penyemprotan desinfektan di semua rumah warga, dan tempat umum.

Menurut Camat Passi Barat Marief Mokodompit, pihaknya tak hanya melakukan penyemprotan di rumah warga dan tempat umum lainnya, tapi juga melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada warga hingga memberlakukan jam malam di setiap desa yang berada di Kecamatan Passi Barat.

“Tujuan dilakukan penyemprotan disinfektan ini sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona,” katanya. 

Penyemprotan disinfektan di Kecamatan Lolak

Ia juga mengaku bahan disinfektan diracik dan dibuat secara mandiri mengingat sulitnya mencari disinfektan di pasaran. Pembuatannya disinfektan dilakukan dengan tetap mengikuti panduan yang dikeluarkan Dinkes Bolmong, baik meliputi jenis bahan utama, komposisi maupun volumenya. 

“Pembuatan disinfektan ini suda sesuai prosedur,” ucap Marief. 

Pemerintah Desa (Pemdes) Cempaka, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolmong, juga turut melakukan penyemprotan disinfektan dalam rangka mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), di lingkungan desa setempat, Rabu (1/4/2020).

Kepala Desa Cempaka Ronal Hasan mengatakan, tujuan penyemprotan ini untuk menjaga kebersihan lingkungan dalam rangka mecegah penyebaran virus corona.

“Kegiatan penyemprotan ini untuk mencegah masuknya virus corona di Desa Cempaka,” ujarnya.

Penyemprotan disinfektan Desa Cempaka

Kepala Dinkes Erman Paputungan juga mengimbau agar masyarakat tetap berada di rumah. Dijelaskannya, beberapa hal umum yang biasa dilakukan dalam social distancing di antaranya yaitu bekerja dari rumah (work from home/WFH), hanya keluar untuk keperluan mendesak, menghindari penggunaan kendaraan umum, dan menunda perjalan yang tidak terlalu penting.

Selain itu juga menghindari tempat-tempat umum/ramai seperti pasar dan tempat wisata, menghindari pertemuan kelompok yang dihadiri banyak orang, serta menjaga jarak aman dari orang lain (physical distancing). Menerapkan physical distancing biasanya dengan berjarak sekitar 2 meter dari orang lain.

“Jika semua yang disosialisasikan diikuti masyarakat, maka kita akan bisa memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” terangnya.

(Advertorial/Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here