Keluarga Almarhum ZD Temui Satgas Covid-19 Pemkab Buol

0
Keluarga Almarhum ZD Temui Satgas Covid-19 Pemkab Buol
Pertemuan dan dialog pihak keluarga bersama Satgas Covid-19 Pemkab Buol, diruang kerja Wabup Buol lantai III kantor Bupati, Selasa (16/02/21). Foto : Istimewa

BOLMORA.COM, BUOL – Pihak keluarga almarhum ZD menemui Satgas Covid-19 Pemkab Buol, Selasa (16/02/21). Kedatangan mereka untuk memintah penjelasan kepada Pemkab Buol melalui tim Satgas Covid-19 mengenai sejumlah isu yang beredar ditengah masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung diruang kerja Wabup Buol lantai III kantor Bupati, kerabat almarhum ZD diwakili Ismail Domut, Syamsudin Bahri A Domut, Ikhsan Domut dan Ramli Naukoko.

Pemkab Buol sendiri dihadiri, Wabup Buol, Direktur RSUD Mokoyurli Buol, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfo, Kasat Pol PP, Camat Biau dan Ketua DPRD Buol serta Pabung Kodim 1305/BT.

Press release Bagian Prokopim Pemkab Buol, di laman facebook, menyebutkan selama agenda dialog berlangsung, tiga poin yang menjadi topik pembahasan. Pertama, mengenai kronologis penanganan almarhum ZD selama menjalani perawatan di RSUD Buol sejak tanggal 29 Februari hingga 08 Februari 2021.

Kedua tentang penegakan diagnosis almarhum. Terakhir rilis hasil Swab yang diterima setelah empat hari almarhum meninggal dengan dinyatakan tes Swab PCR negativ. Diketahui almarhum dimakamkan secara protokol Covid-19.

Disebutkan kegiatan yang berlangsung sekira pukul 09.00 waktu setempat itu berjalan aman dan lancar. Juga disebutkan, dari masing-masing penjelasan kedua belah pihak baik keluarga maupun Satgas Covid-19 Pemkab Buol telah saling memahami.

Ditemui usai dialog perwakilan keluarga almarhum ZD, Ismail Domut mengatakan pihaknya menyampaikan usulan kepada Pemkab Buol agar segerah adakan alat Swab PCR sehingga kedepan peristiwa serupa seperti yang di alami almarhum ZD tidak terulang kembali.

Dalam kesempatan pertemuan itu kata Ismail Domut, Wakil Bupati Buol juga menyampaikan permohonan maaf atas beberapa hal berkenaan proses pemindahan makam. Wabup juga berjanji akan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka liwat media massa.

“Dan menurut Wakil Bupati pemerintah akan segerah melasanakan pengadaan alatnya sehingga kedepan Pemkab tidak lagi kirim ke provinsi untuk pemeriksaan tes Swab PCR jadi tidak menunggu lama hasilnya sudah diketahui,”tutup Ismail Domut.

(Syarif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here