Akses Jalan Trans Sulawesi Sempat Putus Akibat Pohon Tumbang dan Longsor di Desa Sampiro
BOLMORA.COM , PERISTIWA – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), pada Kamis (17/1/2019), mengakibatkan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Sangkub, tepatnya di Desa Sampiro.
Informasi yang diperoleh, pohon tumbang yang diikuti dengan tanah longsor tersebut terjadi sekira pukul 20.30 WITA. Adapun dampaknya, aliran listrik di wilayah Kecamatan Sangkub padam, dan jaringan telekomunikasi juga hilang.
Salah satu warga Desa Sampiro, Masri Kaluku (36) menuturkan, pohon tumbang diertai longsor sempat menutupi badan jalan Trans Sulawesi, dari arah Kotamobagu menuju Kota Gorontalo. Akibatnya, sulit dilalui oleh kendaran, baik roda empat maupun roda dua.
“Akses jalan tertutup total dengan pohon dan longsor, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Nanti pada Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 07.00 WITA, baru akses jalan sudah bisa dialui. Itu setelah dibersikan dengan menggunakan alat excavator,” ungkap Masri.
Sementara itu, Kapolsek Sangkub IPDA Agus Sumandik mengungkapkan, longsor yang terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi.
“Hujan lebat selama kurang lebih 2-3 jam, sehingga terjadi longsoran menutupi badan jalan Trans Sulawesi jurusan Manado-Gorontalo-Makasar. Bersyukur tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Menurut dia, setelah mendengar informasi terjadi pohon tumbang dan longsor menutupi jalan, pihaknya langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pembersihan.
“Bersama TNI, BPBD Bolmut, perangkat dan masyarakat Desa Sampiro, kami langsung melakukan upaya menanggulangi longsoran. Satu unit alat berat exavator diturunkan untuk mengeruk longsoran. Alhamdulillah, sekitar pukul 06.30 WITA, akses jalan sudah terbuka dan kendaraan menagntre sejak terjadi pohon tumban dan lonsor langsung dioperasikan kembali,” jelas Agus.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Kota Kotamobagu AKP Rusdin Zima, yang juga turut melakukan evakuasi di lokasi menambahkan, setelah dilakukan pembersiahan, arus lalu lintas pun sudah bisa dilewati meski harus bergantian, karena hanya mengunakan satu jalur.
“Situasi di TKP sampai saat ini sudah aman dan terkendali. Atas perintah pak Kapolres, sehingga saya bersama Kasatreskrim, Kabag Ops, beserta Kasat Lantas, dan Kasat Intel, langsung turun ke TKP,” terang Rusdin.(nisar)



