Revisi RTRW Kota Kotamobagu Diupayakan Tahun Ini

0
96
Revisi RTRW Kota Kotamobagu Diupayakan Tahun Ini
Kepala Bidang Tata Ruang, Dinas PUPR Kota Kotamobagu Zanti Arfa
Advertisement

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Merujuk pada proses Revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Wilayah Kotamobagu tahun 2014-2034, Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) memasuki tahap finalisasi penyusunan materi teknis RTRW tahun 2020.

Menurut Kepala Bidang Tata Ruang Kotamobagu Zanti Arfa, penyusunan materi teknis RTRW mengacu pada Permen ATR Nomor 1 tahun 2018, dan sudah dilakukan peninjauan kembali terhadap perda RTRW tahun 2014-2034.

“Perubahan pedoman penyusunan RTRW yaitu Permen ATR/BPN Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi, Kabupaten/Kota, serta sinergitas pelaksanaan kebijakan pemanfaatan ruang lintas sektoral melalui pelaksanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dalam RTRW Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota. Masa berlaku RTRW selama 20 tahun sejak diundangkan, dan dilakukan peninjauan kembali secara periodik setiap 5 tahun sekali. Pada tahun 2019 telah dilakukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap Perda RTRW tahun 2014-2034 dengan nilai akhir direkomendasikan perlu direvisi,” jelas Zanti, Rabu (18/11/2020).

Adapun beberapa hal yang dipertimbangkan adalah Kotamobagu mengalami perubahan luas wilayah yang signifikan.

“Selain itu, rencana pola ruang dan struktur ruang yang tercantum dalam RTRW tahun 2014-2034 sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi eksisting yang ada saat ini,” ujarnya.

Dirinya juga membenarkan adanya penambahan dan pengurangan luas wilayah Kota Kotamobagu.

“Wilayah Kotamobagu ada ketambahan 40,76 Km², dari luas lama 68,09 Km² menjadi 108,86 Km². Tiga Kecamatan yang mengalami penambahan luas wilayah yakni Kecamatan Kotamobagu Utara, Selatan, dan Barat,” ungkap Zanti. Dikatakannya, masih ada beberapa tahap lagi yang harus dilewati. Sehingga pihak mereka berupaya semaksimal mungkin agar Revisi RTRW Kotamobagu Tahun 2021 dapat diperdakan.

“Setelah materi penyusunan teknis rampung tahun ini, kami akan melakukan asistensi ke Kementerian ATR dan Provinsi,” tutupnya.

(Me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here