Polres Bolmong Siaga Satu Soal Isu Demo Penistaan Agama

0
306
Hukuman 6 Tahun Penjara Bagi Pemalsu Tanda Tangan
Kasubag Humas Polres Bolmong Saiful Tamu
Advertisement

Wilayah BMR Dipastikan Tetap Kondusif

BOLMORA, HUKRIM – Terkait adanya isu demo massal terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, oleh Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas Islam lainnya, yang direncanakan digelar Jumat (4/11/2016) besok, dipastikan tak akan berpengaruh dengan situasi keamanan di wilayah Bolaang Mongondow raya (BMR). Hal itu sebagaimana dikatakan Kapolres Bolmong AKBP William A. Simanjuntak, SIK, melalui Kasubag Humas AKP Saiful Tammu, Kamis (3/11/2016) siang tadi.

“Seluruh tokoh agama yang terbingkai dalam Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama, telah menyatakan sikap untuk tidak akan ikut-ikutan dengan demo tersebut,” ujar Saiful.

Pihak Polres Bolmong, akan sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang tergerak menjaga keamanan di BMR selalu kondusif.

“Tentunya, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, yang sudah mampu bersama menjaga situasi yang kondusif di wilayah yang sama-sama kita cintai,” ucapnya.

Menurutnya, demo massal 4 November itu biarlah menjadi persoalan di Jakarta. Dan masyarakat BMR khusunya jangan terprovokasi dan ikut-ikutan menggelar demo.

“Persoalan di Jakarta biarlah ada di Jakarta. Marilah kita jaga bersama wilayah BMR agar selalu dalam keadaan kondusif. Sebab, apapun yang terjadi di Jakarta, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap harus menjadi harga mati kita,” imbuh Saiful.

Kendati demikian, Polres Bolmong tetap siaga, mengingat kemungki8nan yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Pada pukul 24.00 Wita malam nanti, seluruh anggota Polres Bolmong sudah mulai siaga satu. Pasukan yang akan disiagakan nanti kurang lebih berjumlah seribu orang,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, isu yang berkembang bahwa FPI dan sejumlah ormas Islam lainnya, berencana akan kembali menggelar demonstrasi besar-besaran pada 4 November 2016, di Jakarta. Demo massl tersebut terkait pengusutan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.(mg1/gun’s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here