Tergelincir ke Jurang, Satu Lagi Nyawa Melayang di Lokasi PETI Busa Desa Bakan

0
156
Tergelincir ke Jurang, Satu Lagi Nyawa Melayang di Lokasi PETI Busa Desa Bakan
Gambar Ilustrasi orang meninggal

BOLMORA.COM, PERISTIWA – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) maut di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali memakan satu korban jiwa.

Kejadiannya Kamis  (31/10/2019) sekitar pukul 11.30 WITA, seorang penambang bernama Asran Mokodompit (34), warga Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, meregang akibat tergelincir di jurang, tepat di samping lokasi tambang emas illegal yang dikenal dengan Bukit Busa.

Dari penuturan seorang penambang, sekitar pukul 06.00 WITA pagi, Masran pergi ke lokasi tambang busa bersama beberapa temannya, untuk mengambil bebatuan yang mengandung emas (Rep). Pada Pukul 11.00 WITA, korban  berasma rekannya berteduh di bawah pohon di lokasi tambang tersebut. Tiba-tiba ada angin kencang yang menyebabkan pohon yang berada tepat di samping lokasi korban berteduh tumbang.

“Saat itu Masran (korban) berada di luar lubang. Karena kaget ada pohon besar tumbang, maka korban langsung refleks lari menghindar. Saat menghindar itu, korban tergelincir dan jatuh ke dalam jurang, sehingga terguling-guling jatuh ke bawah, sehingga kepalanya membentur batu,” terang penambang yang meminta namanya tidak dipublis.

Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban langsung menolong, dan membawa korban ke Rumah Saki Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu untuk mendapatkan perawatan.  Pukul 13.30 WITA, korban sampai di RSUD dengan kondisi luka yang cukup serius pada bagian kepala dan mengalami luka pada bagian tubuh lainnya.

“Pukul 14.20 WITA, dokter jaga di RSUD menyatakan bahwa nyawa korban tidak tertolong lagi,” jelasnya.

(Agung)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here