Pimpin Rapat RPJMD, Tahlis Berharap Setiap OPD Memasukkan Usulan yang Belum Tercover
BOLMORA, BOLMONG –. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, saat memimpin Rapat Forum Konsultasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah periode 5 tahun yang berisi penjabaran visi-misi dan program kepala daerahPublik dan Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bolmong Tahun 2018-2022, di ruang rapat lantai dua kantor bupati, Selasa (3/10/2017).
Menurut Tahlis, kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan dalam penyusunan RPJM.
“Memang penyusunannya dilakukan tahun 2017, tapi masa berlakunya tahun 2018. Jadi, apa yang dibahas pada hari ini sudah dibahas sebelumnya melalui pertemuan per OPD,” ujarnya.
Dijelaskan, rancangan awal RPJM berawal dari draf rencana strategis (Renstra) yang dibahas beberapa waktu yang lalu.
“Usulan dari masing-masing kepala OPD sudah masuk secara keseluruhan dan diakumulasi oleh Bappeda, sehingga menjadi draft pada hari ini,” lugasnya.
Tahlis mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan pada pembahasan draft Renstra sebelumnya ada kegiatan-kegiatan atau program penting yang belum tercover.
“Maka itu, pada kesempatan ini silahkan memasukkan usulan dan masukkan program yang belum tercover. Selain itu, diibuka juga kepada LSM dan kalangan media. Saya harap, pada saat laporan antara agar bisa melibatkan tokoh-tokoh masyarakat, supaya kalau masih ada yang tercecer dan ada program yang tidak terbaca di tingkat OPD, bisa digali,” imbuh Tahlis.
Rapat tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Bolmong Abdul Kadir Mangkat, Asisten III Wayan Gede, kepala-kepala OPD, dan perwakilan dari kecamatan.(mg2/gnm)



