SANG PENAKLUK DARING DALAM PENDEMI

0
666
SANG PENAKLUK DARING DALAM PENDEMI
Hermiaty Airmas,S.Pd.I
Advertisement

Oleh: Hermiyati Airmas, S.Pd.I

PANDEMI COVID-19 yang melanda dunia, telah mengubah sistem kehidupan  manusia di segala aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan di Indonesia. Banyak kebijakan dan upaya pemerintah Indonesia yang telah diterapkan guna memutus mata rantai penularan Covid-19 diantaranya yaitu melakukan Work From Home (WFH), social dan physical distancing, yang mengharuskan masyarakat tetap di rumah, bekerja, beribadah dan belajar dari rumah. Pendidikan pun memilih untuk mengubah sistem pembelajaran. Kegiatan belajar dan mengajar dengan tatap muka berubah menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/ daring. Kondisi demikian menuntut sebuah lembaga pendidikan untuk melakukan inovasi dalam melaksanakan proses pembelajaran secara daring yang efektif. Demikian halnya kondisi pembelajaran daring di SD Islam Watudembo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Covid-19 telah memaksa SD Islam Watudembo, Kecamatan Kauditan, untuk melaksanakan pembelajaran daring dengan segala keterbatasan kemampuan sarana dan prasarana baik berupa handphone, laptop dan jaringan bagi guru, peserta didik  serta kemampuan yang masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi dalam mengupayakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini agar transformasi ilmu pengetahuan kepada peserta didik bisa tercapai.

Menghadapi kondisi yang baru ini, Guru di SD Islam Watudembo, Kecamatan Kauditan, ini harus bekerja keras dan beradaptasi dengan segala perubahan itu. Guru sebagai aktor utama dalam pembelajaran, harus mampu mengemas pembelajaran jarak jauh yang mampu diakses oleh peserta   didik.   Namun kenyataannya  banyak  dari  kami  masih  belum  menguasai ilmu teknologi untuk menyiapkan pembelajaran daring ini. Dengan  berbagai  keterbatasan  dalam situasi pandemi menjadi   tantangan   bagi   kami   untuk   terus   mau   belajar, berlatih dan berdamai dengan teknologi. Berbagai pelatihan secara online pun kerap kami ikuti.  Kami sadar sebagai guru yang  menjadi  ujung tombak  pendidikan  harus mampu melakukan berbagai  upaya seperti  menerapkan pembelajaran     jarak jauh (PJJ)  melalui media Group Whatsapp, Google  Classroom, Zoom Meteeng,  dan  aplikasi  belajar online  lainnya.  Untuk  pembelajaran  secara  sinkronis,  kami juga    memanfaatkan    media Google    Meet,    Zoom    Meeting,  Google  Classroom, dan lain sebagainya.

Banyak kendala yang   kami hadapi, baik peserta didik maupun  guru  dalam  pembelajaran  jarak  jauh  seperti  tidak memiliki  HP android,  paket  data  dan  jaringan  sinyal.  Selain itu,   kendala   tersebut   bisa   menjadi   hambatan   dalam   proses pembelajaran.   Namun   kami   tentu   memaklumi   keadaan tersebut   dan   memberikan   solusi   terhadap   permasalahan yang dihadapi kepada peserta didik agar peserta didik tetap bisa mengikuti proses      pembelajaran. Melakukan pembimbingan  dan  penugasan  bagi  peserta  didik  SD  Islam Watudembo dan yang tidak memiiki handpone. Tugas dapat diambil dan dikumpulkan di sekolah saat kondisi aman dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Gangguan jaringan atau sinyal dengan  memberikan  rentang  waktu  yang  lebih lama sehingga pekerjaan tugas tidak menjadi beban berat  Oleh  karena  itu  di  tengah  pandemi  ini   guru  harus mampu    beradaptasi    dan    bangkit    untuk    membangun kreativitas  dan  inovasi  dalam  mengasah  skill  peserta  didik dengan  latar  belakang  yang  berbeda,  peningkatan  kualitas diri dengan  perubahan  ekosistem  global, cara  pandang  dan pola interaksi dengan  teknologi.  Karena belajar harus  tetap berjalan dengan kondisi apapun. Pandemi covid-19 menjadi momentum  untuk  meng-upgrade  para  guru  untuk  dapat menaklukan perubahan dalam pembelajaran saat ini. Semoga virus covid-19 akan segera berakhir, dan proses pembelajaran tatap muka akan segera dilaksanakan kembali. Aamiin Ya Rabbal Alamin.(**)

Penulis adalah seorang guru SD Islam Watudambo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara dan Anggota Pokja Kepramukaan, Anggota KKG dan Anggota DPD AGPAII Kabupaten Minahasa Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here