Sirajudin Lasena: Kemandirian Fiskal Bergantung Pada Realisasi PAD

0
148

BOLMORA.COM, BOLMUT — Kemandirian fiskal suatu daerah sangat bergantung pada realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, untuk mencapainya semua stakeholder perlu bersinergi dalam mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor PAD, karena sesungguhnya hal ini berkaitan dengan harga diri sebuah daerah.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena, SE.,M.Ec.Dev kepada para Camat dan Sangadi pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi PAD yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. Hi. Amin Lasena, MAP dan Asisiten III Sekda Aang Wardiman, AK.,CA dan dipusatkan di ruang rapat BPKD Bolmut, Rabu (30/09/2020).

“Derajat desentralisasi fiskal yang tinggi mengindikasikan pemerintah daerah telah mampu meningkatkan PAD, sehingga dapat meningkatkan kemandirian keuangan daerah dan mengurangi ketergantungan fiskal pada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” jelas Lasena.

Rapat Koordinasi dan Evaluasi PAD ini merupakan kegiatan reguler triwulanan Bidang Pendapatan di BPKD Bolmut yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi realisasi, progres dan permasalahan pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk kemudian dievaluasi.

“Sebagaimana jadwal yang telah disetujui pimpinan daerah, kegiatan yang akan dihadiri oleh para Camat dan 107 Sangadi dan Lurah ini dijadwalkan selama 2 (dua) hari dan dibagi dalam 4 (empat) sesi. Dimana dalam 1 hari ada 2 (dua) sesi. Pembagian sesi acara ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan orang serta patuh dan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi covid19,” kunci Lasena. 

(Awall)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here