Kecewa, Tim Sepak Bola Desa Kuhanga Buang Piala di “Kusu-kusu”
BOLMORA, BOLMUT – Dalam rangka memperingati HUT ke-73 Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Bintauna menggelar kegiatan rutin tahunan, yaitu pekan olahraga yang melibatkan 16 desa di kecamatan tersebut.
Diketahui, pembukaan kegiatan pekan olahraga tersebut dilaksanakan pada 18 Agustus 2018, dan berakhir pada 27 September 2018. Kegiatan rutin tahunan itu diikuti oleh 16 desa di berbagai cabang olahraga. Namun, kegiatan rutin tahunan kali ini mendapat sorotan dari berbagai pihak khususnya dari Desa Kuhanga, yang berhasil menyabet dua gelar sekaligus, berupa juara 1 cabang sepak bola putra dan juara 1 volli ball putra. Pun mereka meluapkan kekecewaan dengan membuang piala yang mereka terima dari panitia penyelenggara.
“Setiap tahun kami selalu ikut kegiatan ini, dan setiap tahun juga kami selalu masuk final, tapi hadiah yang kami terima hanya berupa piala tanpa disertai dengan uang pembinaan. Padahal, anak-anak berjuang mati matian untuk bisa mendapat gelar juara 1 di cabang olahraga sepak bola dan volli ball. Coba kalau desa kami tidak ikut, pasti akan kena denda,” sesal Manager Tim sepak bola Desa Kuhanga, Amna Tawaluyan.
Terinformasi, kegiatan pekan olahraga berskala kecamatan ini tidak transparan, terutama dari segi penggunaan anggaran.
(awal)



