DP3A Bolmong Minta Pelaku Cabul Dihukum Berat

0
346
Dinas P3A Bolmong Butuhkan Shelter
Kadis PP dan PA Bolmong, Farida Mooduto
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Bolmong. Hal ini pun menjadi perhatian Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bolmong, Farida Mooduto.

Ia menyayangkan aksi dugaan pencabulan yang melibatkan anak di bawah umur, di salah satu Desa di Kecamatan Dumoga Barat, Bolmong itu. Terlebih lagi, aksi tersebut dilakukan oleh orang terdekat korban yang diketahui merupakan kakek tirinya.

Farida mengungkapkan, kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur ini kerap terjadi dikarenakan hilangnya iman dari si pelaku.

“Tentu kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan, karena korbannya anak masih di bawah. Itu ada Undang-undang tentang perlindungan anak,” ujar Farida, Kamis (8/7/2021).

Ia menambahkan, peran orang tua yang memiliki anak sangat penting, apalagi anak perempuan yang masih di bawah umur dan menjadi tanggung jawab.

“Pada setiap pertemuan sosialisasi, saya selalu sampaikan bahwa setiap anak harus berhak mendapatkan perlindungan. Yang dilindungi bukan hanya anak yang kita lahirkan, tetapi anak yang berada di lingkungan kita berada. Ketika ada perilaku yang salah harus ditegur, entah itu penegak hukum, pemerintah desa, kecamatan, maupun warga setempat,” tegasnya.

Terkait aksi dugaan cabul tersebut, Farida meminta penegak hukum agar dapat menghukum pelaku dengan seberat-beratnya. Bukan hanya itu saja , ia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk memberikan pemahaman edukasi dan pengertian kepada anak-anak agar lebih berhati-hati, terlebih diera digital saat ini.

“Peran orang tua dan keluarga harus ekstra ketat di zaman serba internet swperti sekarang ini,” sebut Farida.

Ia menambahkan, untuk korban pencabulan, pihaknya akan segera melakukan pendampingan, dan akan memberikan bimbingan konseling untuk penanganan trauma yang dialami korban saat ini,” pungkasnya.

Diketahui, dugaan pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di salah satu desa di Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolmong. Mawar (nama samaran), anak perempuan yang masih berusia 8 tahun menjadi korban pencabulan oleh seorang kakek berinisial FS (70 tahun), yang merupakan kakek tiri korban.

Saat ini, tersangka (TSK) sudah diamankan oleh Polsek Dumoga Barat, dan diproses secara hukum.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here