PKB Bolmong Bantu Korban Banjir

0
291
Pengurus PKB Bolmong saat menyerahkan bantuan kepada warga korban banjir.

BOLMORA.COM, BOLMONG — Banjir yang terjadi di Kecamatan Dumoga Bersatu, membuat sejumlah elemen ikut prihatin atas bencana alam tersebut. Bantuan sampai dengan saat ini, terus berdatangan. Tak ketinggalan, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) dan Fraksi PKB DPRD Bolmong, Kamis, (29/07) menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir di Dumoga bersatu.

Menurut Ketua DPC PKB Bolmong Yusra Alhabsy SE, bantuan paket pangan ini bagian rangkaian Harla PKB yang ke – 22, yang diisi dengan kegiatan sosial, kepada warga yang terkena dampak banjir di Dumoga.

“Ada lima titik yang diberikan bantuan paket pangan, yakni di desa Doloduo III, Doloduo Induk, Kosio Barat, Matayangan dan desa Wangga Baru,” kata Yusra, Kamis, (29/07).

Ia menyebutkan, jumlah paket pangan bantuan yang diserahkan 180 paket, berupa lima kilo gram beras, 2 ikan kaleng, stenga kilo gram minyak kelapa dan stenga kilo gram gula pasir.

“Bantuan ini tidak seberapa tapi mudah – mudahan bantuan tersebut dapat meringankan beban bagi warga yang terkena dampak banjir,” ungkap Yusra, yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Yusra berharap, kepada seluruh warga yang terkena dampak banjir, untuk dapat bersabar, terus berdoa dan tetap tegar dalam menghadapi musibah. Sebab ini bagian kejadian yang tak diduga – duga, dan tentu atas kekuasaan dari Allah SWT.

“Untuk semua pihak diharapkan dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir,” harapnya.

Sementara itu, anggota Fraksi PKB DPRD Bolmong Novita Koesasi, berharap kepada pemerintah provinsi dan Kabupaten untuk melakukan tindakan, dalam rangka pemulihan pada wilayah yang terkena langsung dampak banjir.

“Pemulihan berupa perbaikan jalan, dan kebutuhan hal yang mendasar apalagi ditengah pandemi Covid-19,” pintah dia.

Tak hanya itu, Kata dia ada beberapa warga yang terkena dampak banjir saat ini tidak lagi tinggal dirumah, karena tempat tinggal mereka sudah rusak parah akibat banjir lalu.

“Hasil data yang ada sekitar puluhan rumah, dari ratusan warga yang terkena dampak banjir yang saat ini mengungsi ditempat saudara mereka,” ungkap Novita.

“Kiranya mereka yang terkena dampak langsung dapat dibantu lewat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) baik bantuan dari Propinsi, Kabupaten dan pusat,” harapnya lagi, yang turut dibenarkan Ketua Fraksi DPRD Bolmong Supandri Damogalad dan anggota.

Selain itu lagi, program perbaikan rumah / RTLH, perbaikan saluran irigasi dan drainase yang biasanya tidak mampu menampung debit air yang tinggi.

“Saya berharap ini tentu segera dipulihkan oleh pemerintah provinsi, kabupaten maupun dari pusat, agar warga segera beraktivitas seperti sedia kala,” pungkas Novita. 

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here