Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolmong

Warga Disabilitas Terharu Saat Menerima Bantuan Sembako dari Pemkab Bolmong

BOLMORA.COM, BOLMONG — Akibat krisis pandemi virus Corona (COVID-19) yang terus mewabah secara global, sangat mempengaruhi dampak perekonomian di berbagai kalangan masyarakat. Bahkan dampaknya terasa hingga ke masyarakat yang ada di pedesaan.

Kondisi ini membuat pemerintah setempat mengambil langkah kebijakan demi membantu kehidupan warganya, terutama yang tergolong warga miskin dan pendapatan rendah.

Di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Pemerintah setempat telah menyiapkan berbagai langkah strategi untuk bisa terus menyalurkan bantuan. Tidak tanggung tanggung, Pemkab Bolmong bahkan telah menyiapkan bantuan hingga 9 bulan kedepan.

Kali ini bantuan yang disalurkan oleh Pemkab Bolmong diberikan kepada warga khusus penyandang disabilitas. Sebanyak 173 penyandang disabilitas menerima bantuan dari Balai Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Pemkab Bolmong. Senin (22/6/2020)

Salah satu penerima bantuan yang merasa terharu sempat meneteskan airmata. Dia merasa bantuan pemerintah adalah bentuk perhatian yang peduli dengan kondisi warganya.

“Walau saya tak bisa melihat bantuannya, tapi saya bisa merasakan ketulusan di dalam paket bantuan ini. Terima kasih Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, sudah peduli dan mau membantu masyarakat kecil seperti kami,” ujar Muin Kemendagi (90), warga Desa Pangi Kecamatan Sangtombolang, Bolmong.

Lanjut Pria paruh baya ini. Bantuan tersebut sangat membantu dirinya dalam situasi sulit sekarang ini, ia juga mengungkapkan pendapatan keluarganya sehari-hari hanya dari hasil kerja kebun di masyarakat sekitar.

“Dirumah hanya saya dan anak saya, mereka yang mengurus saya setiap harinya, dengan upah yang didapatkan dari bekerja di kebun orang, sehingga bantuan ini tentunya kami sangat terbantu,” terang Muin.

Dikatakan Kabid Rehabilitasi Sosial, Rifai Mokodompit. Saat pihaknya hendak menemui si penerima bantuan, ia hanya sendiri di rumah karena anaknya sedang bekerja dikebun. 

“Sesampai di rumah penerima bantuan,ia hanya sendiri karena anaknya sedang bekerja di kebun,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bolmong Abdul Haris Bambela mengucapkan, bantuan ini diusulkan Dinas Sosial ke Kementerian, terkait dampak pandemi virus Corona.

“Bantuan ini ditujukan kepada kelompok miskin, rentan dan marjinal yang menjadi binaan lembaga /komunikasi,” kata Bambela

Bambela memastikan pihaknya sudah menyasar seluruh penyandang tuna netra di Bolmong untuk diberikan bantuan, terlebih yang tidak masuk penerima bantuan.

“Setiap penerima mendapatkan beras 5 kilogram, 1 kaleng biskuit regal, minyak goreng 2 liter, mie instans 8 bungkus, ikan kaleng sarden 2 kaleng, telur 10 butir, sabun mandi cair, sabun cuci dan goodie bag,” ujarnya

Menurut Bambela, dari 15 kabupaten kota yang ada di Sulut, Kabupten Bolmong paling banyak jumlah penerima.

“Syukur Alhamdulillah, Bolmong paling banyak jumlah penerima dari semua daerah di Sulut,” ungkapnya.

Bambela juga mengatakan, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi, yang telah menerima usulan untuk perimitaan bantuan kepada para penyandang cacat netra di Bolmong.

“Atas nama Bupati dan jajaran pemerintah daerah Bolmong mengucapkan terima. Dengan harapan bantuan yang sudah diterima bisa membantu meringankan beban di masa Pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. 

Sementara itu Camat Sangtombolang Esly Manabung mengatakan, bantuan dari Pemkab Bolmong ini sebagai upaya menstabilkan kesejahteraan perekonomian masyarakat, akibat dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19.

“Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat,” katanya

Ia juga mengharapkan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan sedikit mengurangi beban warga.

“Di Kecamatan Passi Barat baru Desa Passi yang menyalurkan BLT, ” katanya

(Agung)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button