Tenaga Medis Bolmong Jalani Isolasi di Rusunawa
BOLMORA.COM, BOLMONG – Sebanyak 55 tenaga medis bidan di RSUD Datoe Binangkang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah susun sewa (Rusunawa) Lolak.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Bolmong dr Debby Kulo mengatakan, semuanya punya kontak dengan pasien Covid yang kini sudah sembuh.
“Mereka punya kontak jadi diisolasi,” kata dia.
Menurutnya, Isolasi massal tersebut membuat dua poli di RSUD Datoe Binangkang ditutup. Dibeberkannya juga hasil rapid tes sebanyak dua tenaga medis menunjukan hasil reaktif.
“Kami masih nantikan hasil swabnya, mudah mudahan negatif,” kata dia.
Debby mengimbau masyarakat untuk berhenti membully tenaga medis. Sebaliknya ia meminta support dari masyarakat.
“Kami disini bekerja untuk masyarakat,” katanya
Kepala Dinas Kesehatan Bolmong dr Erman Paputungan mengakui banyak stigma negatif masyarakat pasca muncul kasus Covid 19 di rumah sakit. Ia meminta warga untuk mensuport tenaga medis.
“Yang perlu saat ini saling mendukung. Kita hanya butuh dukungan moril dari masyarakat. Doa kan tim medis untuk tetap diberikan kekuatan dalam menjalankkan tugas,” kata Erman.
Erman juga mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti anjuran dari pemerintah untuk menjaga kesehatan dan melakukan pola hidup sehat.
“Dengan meningkatnya hasil rapid tes yang reaktif maka kita semua harus meningkatkan kewaspadaan kita akan menyebarkan covid-19. Bersama-sama kita bisa memutus rantai penyebaran virus tersebut,” ungkapnya.
“Hindari stigma negatif kepada mereka yang sudah reaktif atau bahkan yang sudah dinyatakan positif covid-19 sebab tidak ada orang yang mau terjangkiti oleh virus tersebut. Sekalipun terjangkiti itu bukan aib, bukan dosa dan bukan pula kutukan, bisa terjadi kepada siapapun. Sebaiknya kita harus memberikan dukungan moril. Disaat-saat seperti ini rasa kemanusiaan kita sedang di uji. Mari semakin peduli dengan sesama,” kata dia.
(Agung)



