Begini Penjelasan Mantan Ketua BumDes Tapa Aog Terkait Tulisan Fitra Datundugon

0
455
Begini Penjelasan Ketua BumDes Tapa Aog Terkait Tulisan Fitra Datundugon
Ketua BumDes Tapa Aog Mardani Kodarasi

BOLMORA.COM, BOLMONG – Mantan ketua BumDes Tapa Aog Mardani Kodarasi, akhirnya angkat bicara terkait tulisan dari salah satu pemuda Desa tapa Aog Fitra Datundugon, yang mempermasalahakan alur Laporan Pertanggung jawaban (LPj) pengelolaan BumDes.

Baca: https://bolmora.com/05/2019/28418/kejangalan-laporan-pertanggung-jawaban-bumdes-tapa-aog/

Menurut Mardani, dalam pengelolaan BumDes pihaknya mengacu pada anggaran dasar BumDes sebagaiman yang berlaku. Yang mana dalam LPj tersebut, oleh pengelola Bumdes bertanggung jawab kepada pengawas.

“Dalam hal ini pengawas tersebut adalah bagian dari masyarakat setempat. Antara lain keterwakilan masyarakat, pemerintah, dan BPD yang saat ini berjumlah 4 orang. Oleh kami, dalam membuat LPj bekerja sama dan berkoordinasi dengan seluuruh pengelola BumDes, dan itu sudah diperiksa oleh pengawas BumDes sebanyak dua kali.  Buktinya pengawas menerima  LPj tersebut. Nanti, jika masyarakat tanya tentang pengelolaan BumDes, bisa tanya langsung ke kami, atau bisa tanya langsung kepada pengawas,” terangnya.

Kemudian lanjutnya, terkait dengan berkas yang sempat dikirim ke Inspektorat, dikaui memang benar. Mardani mengakui, berkas itu asli yang dikirim pihaknya, dan yang mengantar langsung saat itu adalah dirinya bersama Kepala Desa tapa Aog. Olehnya, pertanggung jawaban kepada pengawas masih terganjal dengan berkas asli. Namun, setelah kurang lebih 2 bulan dirinya meminta kepada tim pemeriksa dari Inspektorat untuk menarik berkas asli dan menggantinya dengan  fotocopy untuk diperiksa.

“Olehnya, dapat disampaikan bahwa dalam mengelola BumDes kami selalu berkoordinasi dengan pendamping desa. Intinya bahwa berkas tersebut sudah diperiksa oleh Inspektorat, dan sampai hari ini kami tidak ada temuan dari Inspektorat. Perlu juga diketahui bahwa yang diperiksa itu adalah pembelanjaan awal, bukan hasil pengelolaan uang pada BumDes,” ujar Mardani.

Menurut dia, nanti yang akan memeriksa pengelolaan uang pada BumDes adalah pengawas BumDes.

“Sehingga itu melalui kesempatan ini, jika masyarakat mau atau ingin mengatahui tentang pengelolaan BunDes, sebaiknya datang di BumDes, dan Tanya langsung bagimana prosedurnya. Jangan hanya meminta keterangan sepihak, tanyakan pada Ketua BumDes, bendahara, sekretaris atau kalau tidak puas tanya langsung ke  pengawas BumDes, sehingga informasi yang kita butuhkan benar-benar valid,” imbuhnya.

(Tim Redaksi)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here