Warga Pesisir Inobonto Soroti Tiga Kapal Asing yang Masuk ke Pelabuhan Conch Bolmong

0
443
Salah satu Kapal Barang dengan ABK Asing yang berlabuh di Pelabuhan Conch Bolmong. Rabu (8/04)

BOLMORA.COM, BOLMONG — Masuknya 3 Kapal Barang ke pelabuhan PT Conch North Sulawesi, mendapat sorotan dari warga pesisir di Kelurahan Inobonto, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara.

Warga menyoroti kapal asing tersebut dikarenakan terdapat Anak Buah Kapal (ABK) yang berwarga negara asing dari beberapa negara.

“Ini meresahkan kami, kan mereka hanya diperiksa pakai thermal, sedangkan saat ini banyak orang tanpa gejala (OTG),” ungkap seorang warga Kelurahan Inobonto 1.

Kepala KKP Labuan Uki Bolmong I Komang Ardika saat dikonfirmasi membenarkan masuknya kapal barang tersebut. Ia mengatakan, sejak senin, sebuah kapal MV.MINXI merapat di pelabuhan PT Conch. Kapal tersebut mengangkut 22 orang Awak Buah Kapal (ABK) berkebangsaan Cina.

“Kapal tersebut membawa material semen. Tiga hari lamanya, kapal tersebut bersandar di pelabuhan PT Conch,” ujar Komang.

Komang menuturkan, bahwa beberapa hari sebelumnya, pelabuhan PT Conch juga kedatangan kapal asing dengan ABK asing yang juga berjumlah 22 orang.

“Baru dua kapal yang masuk mereka memuat untuk ekspor di PT Conch,”ujar Komang.

Komang mengaku ada tiga kapal yang masuk, dua sudah berlabuh selama 3 hari, sementara masih satu kapal yang belum sandar di pelabuhan. 

“Pertama dari Negara Panama dengan ABK berasal dari China sebanyak 22 orang. Begitu pun kapal kedua yang berasal dari Negara Hongkong dengan jumlah awak yang sama. Ada juga satu kapal yang belum sandar di pelabuhan dengan 16 orang ABK Vietnam dan orang 6 dari India,”ungkap dia.

Menurut Komang, sebelum berlabuh kapal-kapal tersebut telah melakukan pemberitahuan 1x 24 jam terlebih dahulu 10 mil dari pelabuhan PT Conch.

“Kita periksa mereka sesuai SOP kemudian menyemprotkan disinfektan. Selanjutnya ABK asing di data oleh pihak Imigrasi,” jelas Komang.

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kotamobagu Kelas III Non TPI, Jhon Rumagit mengaku turun langsung memeriksa ABK di kapal-kapal asing tersebut. Ia pun menjamin tidak ada ABK asing yang turun di wilayah Bolmong.

“Mengenai ABK mereka tidak ada yang turun, selama 3 hari bersandar hanya alat yang bekerja mereka tetap berada di atas kapal sejauh 1 mil,”ungkap dia.

Jhon menjelaskan, pemeriksaan kapal-kapal asing itu melibatkan unsur Tim Gugus Covid-19, pihak kepolisian dan TNI serta Dinas Kesehatan Bolmong.

“Para ABK diperiksa dokumen dan kesehatannya sebelum kapal merapat ke dermaga. Semua dinyatakan sehat,” kata dia.

Menurutnya, pihak imigrasi bersama Pemkab Bolmong terus berkoordinasi melakukan pengawasan. Apalagi, saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi virus Covid-19 yang berasal dari negara luar.

“Kita juga tidak mau ada korban, makanya kapal asing masuk kita periksa sesuai SOP, ” jelas dia.

(Agung).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here