Jeane Laluyan dan Inggried Sondakh Satu Suara, Apresiasi Gubernur YSK: Aspirasi Rakyat Kini Tak Lagi Sekadar Janji!

BOLMORA.COM,SULUT – Dua legislator perempuan yang dikenal vokal dan kritis di DPRD Sulawesi Utara, yakni Inggried JNN Sondakh dan Jeane Laluyan, memberikan apresiasi terbuka terhadap komitmen Gubernur Provinsi Sulut,Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui DPRD Sulut.
Keduanya menilai, komitmen pemerintah provinsi dalam mengakomodir Pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD menjadi bukti nyata bahwa suara rakyat tidak lagi berhenti di ruang rapat, melainkan benar-benar diperjuangkan hingga tahap eksekusi program.
Proaktif dan Menghargai DPRD Ketua Komisi II DPRD Sulut, Inggried Sondakh, secara khusus mengapresiasi langkah cepat Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah (Distanak) Sulut saat Rapat Komisi II terkait Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2025, Senin (3/2/2026).
Menurut Sondakh, Distanak menjadi satu-satunya dinas yang proaktif menghubungi Komisi II terkait Pokir.
“Baru Dinas Pertanian dan Peternakan yang menghubungi kami Komisi II untuk Pokir. Ini satu hal yang harus diapresiasi karena proaktifnya mereka, menghargai kami,” tegas Sondakh.
Ia mengakui, awalnya sempat berpikir waktu penginputan Pokir sudah terlambat. Namun ternyata, masih tersedia hingga bulan Maret.
Hal ini, menurutnya, sangat membantu para anggota dewan, khususnya yang baru menjabat dan masih beradaptasi memahami program-program di masing-masing dinas.
“Kalau kita masukkan Pokir tapi tidak ada programnya, itu mubazir. Karena itu rapat seperti ini penting supaya kita tahu apa yang bisa diakomodir sesuai aturan dan kondisi anggaran,” jelas Bendahara DPD Partai Golkar Sulut tersebut.
Senada dengan itu, Jeane Laluyan juga menyampaikan apresiasi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi dan UMKM Sulut.
Ia menilai, pemerintah menunjukkan keseriusan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui DPRD.
“Saya ingin memberikan apresiasi karena dalam pemaparan tadi, pemerintah menekankan dan menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat melalui dewan,” ungkap Laluyan.
Menurutnya, tahun ini benar-benar menjadi momentum pengabdian. Meski anggaran terbatas, seluruh kebijakan tetap diarahkan demi kepentingan rakyat.
“Puji Tuhan, melalui Gubernur, DPRD Sulut diapresiasi dan seluruh pokok-pokok pikiran masyarakat direspons sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada,” tuturnya.
Apresiasi dari dua srikandi Komisi II ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif di Sulawesi Utara semakin solid. Komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang komunikasi serta merespons Pokir dinilai sebagai langkah konkret mempercepat realisasi program pro-rakyat.
Dengan kolaborasi yang makin erat, harapan masyarakat Sulut kini tidak lagi sekadar aspirasi di atas kertas, tetapi menjadi program nyata yang siap diwujudkan. (Jane)
- Susun RKPD 2022, Pemkab Bolmong Gelar Forum Lintas Perangkat Daerah
- Forum SKPD Bolmong Digelar Melalui Video Conference
- Bawa Aspirasi Rakyat Bolsel, Bupati Kunjungi Anggota Komisi V DPR RI



