50 Desa di Bolmut Terendam Banjir, Dua Instansi Ini Langsung Action Membantu Masyarakat
BOLMORA.COM, BOLMUT – Sebanyak 50 desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Bolmut (Bolaang Mongondow Utara) terendam banjir, akibat curah hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir.
Sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Bolangitang Barat, Bolangitang Timur, Bintauna dan Kecamatan Sangkub, terendam banjir dengan ketinggian genangan air sampai lutut dan pinggang orang dewasa.
Pun meski banjir bandang sedang berlangsunmg, Rabu (4/3/2020) siang, dua instansi yang berkaitan langsung dengan bencana, yakni BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Dinkes (Dinas Kesehatan) langsung action untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Kepala BPBD Bolmut Viktor Nanlessy, kepada awak media Bolmora.Com mengatakan, pasca banjir pihaknya langsung menyalurkan bantuan secara bertahap, juga menghitung kerugian masyarakat yang terdampak banjir.
“Bantuan yang disalurkan berupa mie instan, beras, air mineral, biskuit dan selimut,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut Jusnan C. Mokoginta, juga mengungkapkan, pihaknya langsung menurunkan tim pelayanan kesehatan, untuk meninjau secara langsung desa-desa yang terdampak banjir.
“Banjir bisa mengakibatkan keluhan kesehatan bagi masyarakat, gangguan saluran pernafasan, gatal-gatal, lambung, diare dan demam. Tentu ini perlu mendapatkan perhatian khusus. Yang mana, setelah Desa Huntuk, kami bergegas menuju Desa Pangkusa, untuk memberikan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Tak ketinggalan Bupati Bolmut Drs. Hi Depri Pontoh, yang turun langsung meninjau sejumlah lokasi yang terdampak banjir.
Pantauan awak media, dalam melakukan peninjauan langsung pada Rabu (4/3/2020), bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Asripan Nani, M.Si, bersama sejumlah pimpinan SKPD.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyerahkan langsung bantuan berupa bahan makanan kepada warga yang terkena dampak banjir.
Bupati dua periode pilihan masyarakat Bolmut ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan tingginya curah hujan yang akan terjadi selama beberapa hari ke depan.
“Khususnya masyarakat yang bermukim di wilayah yang rawan terkena banjir dan juga tahan longsor agar tetap waspada. Mengingat ada banjir dan lonsor susulan, karena diperkirakan intensitas curah hujan beberapa hari ke depan masih relatif tinggi,” imbau papa Adit, sapaan akrab bupati.
(Awall)



