Dua Penambang Asal Tungoi l Tewas Setelah Menghirup Zat Asam dari dalam Lubang Galian Emas “PETI” Potolo

0
521
Dua Penambang Asal Tungoi l Tewas Setelah Menghirup Zat Asam dari dalam Lubang Galian Emas
tampak salah satu korban meninggal di Lokasi PETI Potolo

BOLMORA.COM, PERISTIWA – Di tengah suasana duka atas kejadian tertimbunnya puluhan penambang di lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Bukit Busa Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, kini warga Bolmong kembali berduka dengan meninggalnya dua penambang asal Desa Tungoi l, bernama Sonti Polili (38) dan Amang (40).

Dua korban tersebut meninggal di lokasi PETI Potolo, yang berada di Desa Tanoyan Selatan, Selasa (5/3/2019).

Diketahui lubang tambang tersebut sudah tidak dikerjakan sejak lama, sehingga sudah mengandung zat asam yang diduga penyebab kematian dua penambang tersebut.

Informasi yang diperoleh BOLMORA.COM, pada pukul 15:00 WITA, Sonti hendak turun ke lubang galian emas yang berkedalaman 20 meter untuk mengambil material emas, tiba-tiba saja jatuh. Amang (Kepala Kongsi) yang melihat Sonti jatuh, langsung turun ke lubang berniat untuk membantu, akan tetapi nasib berkata lain, kedua duanya meninggal di dalam lubang, diduga karena menghirup zat asam dari dalam lubang galian emas tersebut.

Setelah menerima laporan, Polres Kotamobagu pun langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan bersama masyarakat sekitar langsung melakukan evakuasi kepada dua korban.

Pun pukul 17:00 WITA, kedua korban berhasil dievakuasi. Setelah itu, kedua korban langsung dibawa ke RSUD Kota Kotamobagu, kemudian langsung mengantar jenazah ke rumah duka di Desa Tungoi l.

Diketahui, lubang tambang yang memakan korban di lokasi PETI Potolo tersebut adalah milik salah satu pengusaha tambang bernama Gusry Lewan.

(**/nisar) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here