Tanpa Perda Trantib, Peran SatPol PP Bolmut Dinilai “Ompong”

0
Tanpa Perda Trantib, Peran SatPol PP Bolmut Dinilai “Ompong”
Gambar Ilustrasi Perda

BOLMORA.COM, BOLMUT – Peran Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dalam menjaga Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) masyarakat diragukan sejumlah pihak, dan terkesan bak aungan singa ‘ompong’. Pasalnya, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Depri Pontoh, baru-baru ini pada apel perdana menyampaikan banyaknya dugaan perbuatan asusila yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah, terkait hubungan bukan suami istri.

Bupati juga memerintahkan kepada Satpol PP agar rutin mengkontrol kos-kosan minimal seminggu sekali, karena disitulah marak terjadi dugaan perselingkuhan oleh oknum ASN yang berstatus suami dan istri sah orang lain.

“Dasarnya apa, payung hukumnya dimana? SatPol PP tidak memiliki Perda Trantib sebagai dasar untuk melakukan razia kos-kosan.” tanya salah seorang warga yang meminta namanya untuk tidak dipublis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Abdul Muis Suratinoyo, mengatakan, Perda Trantib seyogyanya melekat pada Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) itu sendiri, kemudian dimasukan atau diusulkan kepada bagian hukum setda dan berkembang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) yang merupakan instrumen perencanaan secara terpadu dan sistematis berdasarkan skala prioritas.

“Drafnya termasuk naskah akademiknya sudah ada dan telah diberikan kepada DPRD Bolmut, tinggal menunggu disahkan saja.” jelas Suratinoyo via telpon, senin (13/01).

Terpisah, Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Sartono Dotinggulo, saat ditemui awak media Bolmora.com di gedung DPRD Bolmut mengatakan, pihaknya memang telah menerima beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kemudian disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) termasuk Perda inisiatif DPRD.

“Berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan daerah, sudah sewajarnya jika Satpol PP pada prinsipnya disertai dengan Perda Trantib. Peran mereka sangat dibutuhkan untuk menjaga adat istiadat, budaya dan kulture agar tidak tergerus oleh perubahan jaman.” singkat Politisi Golkar ini yang juga sebagai Ketua Komisi III DPRD Bolmut.

(Awall)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here