42 ASN Bolsel Bakal Kena Sanksi Tegas, Ini Penyebabnya

0
Para ASN Bolsel saat mengikuti upacara

BOLMORA.COM, BOLSEL — Sebanyak 42 orang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan bakal kena sanksi berupa pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Bolmong Selatan, Hi. Iskandar Kamaru saat memimpin Apel Perdana Kerja tahun 2020 di kompleks perkantoran bupati di Panango. Senin 6 Januari 2020, kemarin.

“Sanksi tegas akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang menambah-nambah hari libur, ” tegas bupati.

Senada, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ahmadi Modeong S.Pd, juga menyampaikan, bahwa sanksi yang diberikan sesuai dengan PP nomor 53 tentang kedisiplinan PNS.

“Sebanyak 42 orang ASN akan dikenakan sanksi karena tidak mengikuti apel perdana kerja awal tahun 2020 tanpa keterangan, ” ujar Ahmadi.

Menurutnya, ASN yang mengikuti Apel Kerja Perdana Pemkab Bolsel dari jumlah keseluruhan pegawai sebanyak 1.773, yang hadir hanya 1.683. Keterangan sakit 43 orang, lima orang izin, dan sisanya tanpa keterangan,” ungkap Ahmadi.

Dikatakan Ahmadi, satu diantara sanksi yang akan dijatuhkan kepada pegawai yang bolos kerja adalah pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).

“Besok BKPSDM akan mengklarifikasi kepada pimpinan OPD atas ketidakhadiran ASN dalam apel, jika tidak ada penjelasan maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.” tegasnya.

(**)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here