Metode Pemusnah Batu Ginjal Tanpa Harus Dibedah
BOLMORA, TEKNOLOGI – Sebagai negara yang letaknya dekat dengan garis khatulistiwa, iklim lembab membuat tubuh lebih banyak mengeluarkan keringat dan menyebabkan dehidrasi. Namun, kebiasaan buruk seperti malas minum air membuat ginjal seseorang dipaksa untuk bekerja menyaring makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Ginjal yang terus bekerja sendiri tanpa bantuan cairan pada akhirnya akan sulit menghancurkan racun, sehingga racun tersebut mengkristal dan membentuk batu kecil di sekitar ginjal dan saluran kemih.
Ditambah lagi, makanan yang sehari-hari dikonsumsi mengandung purin yang tinggi, yaitu zat yang dapat memicu asam urat. Ginjal yang tidak bisa bekerja dengan sempurna akan sulit melepaskan asam urat lewat urin, sehingga lama kelamaan asam urat tersebut mengeras, membentuk kristal dan menumpuk pada persendian sehingga mengakibatkan seseorang mengalami radang sendi.
Batu-batu kecil yang terbentuk di ginjal tentu dapat menyebabkan sakit yang luar biasa pada area punggung bawah. Bahkan dalam beberapa kasus, batu-batu tersebut mengalir ke arah saluran kemih dan kandung kemih. Maka rasa sakit pun menyebar hingga terasa di perut bagian bawah sampai ke alat kelamin. Batu ginjal yang tidak diobati dapat membuatnya semakin besar dan menyebabkan komplikasi lebih lanjut, bahkan yang paling buruk, yaitu gagal ginjal.
Namun, berkat teknologi yang kian berkembang, kini batu ginjal dapat dihancurkan tanpa perlu operasi yang sifatnya invasif, yaitu dengan harus memasukkan berbagai alat ke dalam tubuh. Extracorporeal Shock Wave Lithotrispy (ESWL) merupakan metode operasi terbaru yang memanfaatkan pemusatan gelombang suara untuk menembus bagian dalam tubuh dengan tujuan menghancurkan batu. Pada beberapa hari kemudian, batu tersebut akan keluar melalui urin. Meski operasi penghancuran batu tersebut tidak menyebabkan rasa sakit, namun saat batu yang berukuran cukup besar hendak dikeluarkan, pasien tetap akan merasa tidak nyaman saat buang air.(supri )
Sumber : 1health.id



