Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolmong

Penyakit Kusta Mulai Mengancam Masyarakat Bolmong

BOLMORA.COM, BOLMONG – Penderita penyakit kusta di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai muncul tahun ini.

“Penyakitnya mulai muncul awal tahun ini, untuk penderitanya terdata suda sebanyak 23 orang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Wiyono.

Dikatakannya, dari data di lapangan penderita kusta terbagi dalam dua yaitu jenis kering dan jenis basa.

“Paling banyak oenderita jenis kering yaitu anak – anak sedangkan Jenis basah diderita orang dewasa,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini puskesmas di Bolmong menyediahkan obat penyakit kusta, warga dapat memperolehnya dengan gratis.

“Obat murah tapi bukan murahan,” ujar kata Wiyono.

Ia menyarankan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan diri untuk mencegah penyakit kusta.

“Penyakit Hansen atau Morbus Hansen yang dahulu dikenal sebagai penyakit kusta atau lepra adalah sebuah penyakit infeksi kronis,” terangnya.

Diketahui, penyakit ini muncul hanya disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae, hingga ditemukan bakteri Mycobacterium lepromatosis oleh Universitas Texas pada tahun 2008, yang menyebabkan endemik sejenis kusta di Meksiko dan Karibia, yang dikenal lebih khusus dengan sebutan diffuse lepromatous leprosy.

Sedangkan bakteri Mycobacterium leprae ditemukan oleh seorang ilmuwan Norwegia bernama Gerha rd Henrik Armauer Hansen pada tahun 1873 sebagai patogen yang menyebabkan penyakit yang telah lama dikenal sebagai lepra.

Saat ini, penyakit lepra lebih disebut sebagai penyakit Hansen, bukan hanya untuk menghargai jerih payah penemunya, melainkan juga karena kata leprosy dan leper mempunyai konotasi yang begitu negatif, sehingga penamaan yang netral lebih diterapkan untuk mengurangi stigma sosial yang tak seharusnya diderita oleh pasien kusta.

(Agung) 

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button