Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Boltim

Terkait Aset PDAM Bolmong di Boltim, Sehan Sebut Tak ada Urusan dengan Tahlis

BOLMORA, BOLTIM – Meski Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bersikeras tak mau menyerahkan aset Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) yang ada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sebagaimana pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Galang, namun tampaknya Bupati Sehan Landjar, tak mau pusing.

Sehan menegaskan, Pemkab Boltim tak ada urusan dengan Tahlis, sehingga apa pun alasannya, Boltim tetap akan mengambil alih hak mereka, karena air yang dikelolah oleh PDAM berada di wilayah Boltim.

“Tahlis selaku Sekda Bolmong tak paham Undang-undang  (UU) 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Sudah 8 tahun Kabupaten Boltim menjadi otonomi daerah, tapi sampai saat ini PDAM yang mengelola air milik Boltim tak pernah ada kontribusi di daerah. PDAM seenaknya dewe kata orang Jawa, ” ujar Sehan.

Kalaupun PDAM tetap ngotot bahwa itu aset mereka, maka silakan ambil barang-barangnya, baik kantor ataupun lainnya. Tapi, air tidak bisa karena itu milik Boltim. Sehingga, dia menekankan batas waktu diberikan kepada pihak PDAM sampai dengan tanggal 31 Desember 2018, karena keberadaan mereka (PDAM) hanya menyengsarakan warga Boltim saja. Yang mana, retribusi yang dibebankan kepada pelanggan sangat tidak wajar.

“Tanggal 31 Desember 2018 PDAM harus angkat kaki dari Boltim, karena pada tanggal 1 Januari 2019 kita akan tutup mata air dari Kotabunan, Nuangan Modayag, dan paling lambat tanggal 3 Januari 2019, air yang dikelolah oleh PDAM sudah milik kita. Ini harus saya lakukan, sebab itu hak milik Boltim, bukan Bolmong,” tegasnya.

Sementara itu, warga Boltim mengatakan bahwa langkah ambil alih air yang dikelolah oleh PDAM sudah tetap. Mereka sebagai pelanggan sangat mendukung langkah Bupati Sehan Landjar.

“Setiap bulan kami bayar ratusan ribu kepada PDAM, bahkan jutaan rupiah. Semenntara, air-nya hanya keluar dari perut bumi, jadi tidak wajar kalau pembayaran semahal itu. Kami sebagai pelanggan PDAM dan selaku warga Boltim, sangat mendukung langkah Bupati Sehan Landjar,” tegas Bustan Hasania.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Bolmong melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang, menanggapi pernyataan Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, yang memberikan warning kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bolmong.

Menurut Tahlis, PDAM itu perusahaan daerah yang orientasinya selain pelayanan kepada masyarakat juga untuk profit.

“Kalaupun PDAM akan keluar dari Boltim, tidak serta merta aset PDAM yang ada di Boltim menjadi aset Pemda Boltim,” ujarnya.

Baca: Tahlis Tanggapi Pernyataan Bupati Boltim

Baca Juga: Sehan Mewarning PDAM Bolmong, Irwan: Kami adalah BUMD Milik Daerah

Baca Berita Terkait: Sehan Minta PDAM Bolmong Segera Angkat Kaki dari Boltim

(ayax vay)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button