Bupati Sam Sachrul Mamonto Berpesan Pejabat yang Baru Dilantik Tidak Bersikap Arogan
BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggela pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 34 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan fungsional.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang bertempat di Aula Kantor Bupati Boltim, Senin (10/10/222) tersebut, dipimpin langsung oleh Bupati Sam Sachrul Mamonto.
Adapun pelantikan puluhan ASN tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Boltim Nomor 821.2/B.03/SK/BKPSDM/17/2022, perihal pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, SK Nomor: 821.2/B.03/SK/BKPSDM/18/2022, perihal pemberhentian dan pengangkatan Pejabat Administrator dan Pengawas serta SK Nomor: 821.2/B.03/SK/BKPSDM/19/2022, perihal pemberhentian dan pengangkatan Pejabat Fungsional.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan ucapan selamat kepada ASN yang telah dilantik, seraya meminta untuk dapat bekerja dengan amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab yang diemban.
“Sekecil apapun jabatan yang kita punya, harus perlu disyukuri. Karena dari jutaan orang yang ingin, hanya sedikit yang terpilih. Maka gunakanlah jabatan itu dengan penuh tanggung jawab dan rasa syukur,“ kata Sachrul.
Lanjut, mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dan biasa terjadi di lingkungan pemerintahan. Oleh karena itu, selama kinerja ASN itu baik, maka itu wajib dipertahankan. Tetapi jika kinerjanya kurang baik, maka itu yang perlu diperbaiki.
“Saya tidak pernah menilai orang karena ketidaksukaan atau dari segi politik, yang saya nilai orang-orang yang melakukan kesalahan secara administrasi atau pelanggaran kode etik. Ada beberapa yang dimutasi kemarin, karena ada pelanggaran kode etik yang dia lakukan di media sosial. Jadi, bukan soal beda pilihan politik. Stigma-stigma negatif seperti itu yang perlu diluruskan,” tegas Sachrul.

Sebelum menutup sambutannya, Sachrul menitipkan pesan kepada pejabat yang baru dilantik agar menjadi pemimpin yang baik, menjaga martabat dan menjaga citra ASN yang selalu mengayomi bawahan.
“Jangan bersikap arogan, tapi bersikap baiklah kepada staf dan bawahan sebagaimana kalian mencintai anak sendiri. Tanamkan ini pada diri kalian,” pungkasnya.
(Advertorial)



