Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Regional

Steven Kandouw Ajak Generasi Muda Maknai Pancasila dalam Pandangan Hidup

BOLMORA.COM, MANADO — Kehebatan Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga saat ini, tidak terlepas dari sejarah panjang dialektika dalam berbangsa dan bernegara yang menjadikan Bangsa Indonesia semakin teruji, terasa, sehingga membentuk rasa semangat Persatuan Indonesia.

Semangat ini terus bertumbuh semenjak peristiwa 30 September 1965 yang kemudian melahirkan hari kesaktian Pancasila pada 1 Oktober.

Meski tidak sedikit yang masih mempertanyakan peristiwa tersebut. Namun tidak dipungkiri, ketika itu Garuda sedang sakit sekarat, dan harus melewati peristiwa kelam yang banyak menyeret energi bangsa, bahkan sampai hari ini.

“Satu hal yang sangat esensi, bahwa Pancasila adalah dasar negara dan pandangan hidup yang terus bertahan, dan menang dalam menghadapi berbagai gelombang kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Calon Wakil Gubernur Petahana Sulawesi Utara, Drs. Steven Kandouw. Kamis (1/10/2020).

Lepas dari segala kontroversi tersebut, Steven Kandouw kembali mengajak generasi muda untuk lebih peka dan menghayati makna dan nilai Pancasila.

“Ini adalah momen di mana kita semua, terutama generasi muda untuk menghayati nilai-nilai Pancasila yang tidak lekang oleh waktu,” tutur Kandouw dalam peringatan hari kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2020.

“Pancasila tidak sekadar kata-kata tapi dia adalah pandangan hidup, way of life, yang perlu diamalkan oleh kita semua termasuk generasi milenial yang mulai melupakan makna Pancasila,” tegasnya.

Kedepan, menurut kader PDI Perjuangan yang kembali mendampingi Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey di Pilkada Sulawesi Utara 2020 ini. Pancasila harus benar-benar menjadi cermin dari sikap dan perilaku bangsa agar Bangsa Indonesia bisa selamat sentosa dalam mengisi kemerdekaan Indonesia.

(***)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button