Sekprov Gorontalo Jadi Pembicara dalam Diklat PIM III yang Diikuti Tujuh Perwakilan Kota Kotamobagu

0
182
Sekprov Gorontalo Jadi Pembicara dalam Diklat PIM III yang Diikuti Tujuh Perwakilan Kota Kotamobagu
Peserta Diklat PIM III bersama Sekprov Gorontalo

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Sekertaris Provinsi (Sekprov) Gorontalo DR.Ir.Hi Darda Daraba, Msi, menjadi pembicara dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat III angkatan IV yang diselenggarakan oleh Badan Diklat Provinsi di Aula Kampus II Badan Diklat, Selasa (8/10/2019). 

Dalam kesempatan tersebut, Sekprov menyampaikan materi tentang Penerapan Sistem Merit Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) Dalam Kerangka Pencegahan Korupsi.

Menurutnya, penguatan sistem merit menjadi salah satu aksi di dalam Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Hal ini selain untuk manajemen talenta ASN, juga dimaksudkan untuk mencegah jual beli jabatan khususnya dalam promosi, mutasi dan demosi JPT.

“Sistem merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi. Jadi, tidak ada nanti tender-tender jabatan, tendernya disini (merit sistem),” ujar Sekprov

Dirinya pun menjabarkan ada beberapa keuntungan bagi instansi yang telah melaksanakan sistem merit, misalnya untuk pengisian JPT dilaksanakan melalui talent pool dengan efesiensi biaya. Kemudian dari segi kinerja organisasi, adanya kesesuaian kualifikasi dan kompetensi yang diisyaratkan oleh jabatan dengan pemangku jabatan. Akan terbentuk pula kepercayaan publik terhadap birokrasi, serta lebih akuntabilitas, terpercaya dan transparan.

“Untuk memenuhi semua itu ada delapan aspek yang harus kita penuhi untuk mewujudkan sistem merit, diantaranya perencanaan kebutuhan, manajemen kerja, pengembangan karir dan peningkatan kompetensi, perlindungan dan pelayanan dan lain sebagainya. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi kita pemerintah sehingga kita perlu melakukan evaluasi diri,” terangnya.

Sementara itu, Ahmad Affandi Abasi yang merupakan salah satu perwakilan asal Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu saat dihubungi Bolmora.Com mengatakan, materi yang dibawakan oleh Sekprov Gorontalo sangatlah berguna untuk para ASN.

“Banyak ilmu yang kita bisa dapatkan dari penyampaian pak Sekprov tadi, ini sangat penting bagi ASN untuk diketahui,” ungkap Andi, sapaan akrabnya.

Sebagaimana diketahui, Diklat PIM III ini diikuti oleh 34 peserta dari berbagai daerah antara lain dari Kabupaten  Maybrat Papua Barat, dari KPU Provinsi Kalimantan Utara, KPU Provinsi Sulawesi Utara, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Boalemo, Kota Gorontalo dan dari Provinsi Gorontalo. Dari Kota Kotamobagu sendiri ada tujuh peserta yakni Ahmad Affandi Abasi (Kepala bidang (Kabid) Perekonomian SDA Infrastruktr dan Kewilayahan Bappelitbangda), Syafrudin Saleh Abas (Kabid Perbendaharaan BPKD), Eko Gunawan Asnawi (Kabid Perencanaan Pengendalian Evaluasi Pembanguman Daerah Bappelitbangda), Moh Fahri Damopilii (Kabid Statistik Informasi dan Kominikasi Publik Diskominfo), Caludy Nusi Mokodongan (Kabid Bina Marga PUPR), Johan Sofian Boulu (Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan), serta  Ramjan P Mokoginta (Kabid Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan).

(*/Me2t)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here