Boltim

Bupati Boltim Hadiri Festival Kesenian dan Olahraga

BOLMORA, BOLTIM – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, Jumat (26/10/2018), menghadiri sekaligus membuka kegiatan Festival Kesenian dan Olahraga (KESORGA).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Daerah Pemuda GPDI Rayon BMR dalam rangka meningkatkan kreativitas dan sportivitas serta dengan menumbuhkan rasa kecintaan kepada lingkungan di tengah-tengah generasi bangsa.

Bupati dalam sambutanya mengatakan, bangsa Indonesia setelah melalui suatu perjuangan yang begitu panjang oleh para pendahulu, untuk mendapatkan suatu pengakuan kemerdekaan yang terjadi pada 73 tahun lalu, bisa tercapai dan bisa dinikmati hingga sekarang. Namun, akhir-akhir ini tampak terjadinya perubahan sikap karakter, gaya hidup dan gaya berpikir anak bangsa, yang tentunya menjadi ancaman tentang keutuhan dan kebersamaan kita di Indonesia,

“Maka dalam kesempatan ini terkhusus generasi muda, harus mempunyai resistensi tinggi. Ini perlu dilakukan edukasi, penguatan, karena saat ini dengan adanya media sosial, segala macam bentuk pengarus akan lebih cepat diserap dan itu mempengaruhi pola pikir dan gaya hidup dari pada generasi bangsa, yang di dalamnya terdapat kita semua, termasuk para pemuda pemudi pantekosta yang ada di Boltim,” ujar Sehan.

Olehnya, lanjut Eyang sapaan akrab bupati, pada kesempatan itu perlu diketahui bahwa cara satu-satunya menangkal semua tindakan perbuatan atau keinginan yang negatif yaitu dengan memperkuat iman kita kepada Tuhan.

‘’Terkadang kita mengenal tuhan ketika kita sedang melaksanakan ibadah, namun di dalam implementasi kehidupan kita telah meninggalkan tuhan. Untuk itu, jangan menghabiskan waktu hanya untuk mengurus atau mencari kesalahan orang lain. Sebab, kita tidak ada waktu untuk memperbaiki diri sendiri, akan tetapi pergunakan waktu untuk melakukan instropeksi diri,” imbuhnya.

Bupati dua periode ini berharap kepada para peserta Festival Kesenian dan Olahraga agar dapat berpikir atau berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, bukan dengan mengutamakan menjadi orang yang sukses.

“Kenapa begutu?, karena orang sukses lebih banyak mengambil hak dari orang lain untuk mencapai kesuksesannya, sedangkan orang bermanfaat lebih banyak memberi,” sebut Eyang.

Kegiatan selanjutnya pada pukul 17.35 WITA, para peserta melaksanakan penanaman 1.000 pohon  yang diawali penanaman pohon pertama oleh Bupati  Sehan Landjar.

Turut hadir, Ketua Pemuda GPDI se-Bolmong Raya Pdt. James Tombeng, Ketua Biro Penginjilan GPDI Sulut Pdt. Hery Moningkey, Ketua Komisariat Penginjilan BMR Volce Mailensun, Komisi Daerah Pelpap GPDI Sulut, Gembala-gembala GPDI se-BMR, serta seluruh perserta se-BMR.

(ayax vay)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button