Louis Schramm Apresiasi Kinerja Gubernur Yulius Selvanus Tingkatkan Kunjungan Turis di Sulut

BOLMORA.COM, SULUT – Ketua fraksi Gerindra DPRD Sulut Louis Schramm menilai andil dari Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang meningkatkan sumber daya alam dan budaya sebagai atraksi wisata, infrastruktur dan fasilitas pendukung seperti akomodasi dan transportasi, serta sumber daya manusia yang terampil dalam pelayanan pariwisata.
“Pengembangan ini didukung oleh rencana strategis, promosi yang kuat, peningkatan kualitas layanan, dan upaya pelestarian lingkungan untuk menciptakan daya saing destinasi wisata,” kata Schramm belum lama ini.
Lanjut kata Schramm yang juga Wakil Ketua Komisi IV ini, Gubernur Yulius telah mampu ‘berlari’ menepati janji politiknya untuk kembangkan wisata daerah.
“Gubernur Yulius baru memasuki sembilan bulan dalam menjalankan pemerintahan, tapi bisa dilihat beliau hampir tuntas menepati janji politiknya,”ungkap Schramm.
Schramm yang juga ketua Gerindra Manado ini menegaskan, angka kenaikan kunjungan Wisman ini juga tak lepas peran dari Polda Sulut yang menjaga keamanan daerah.
“Keamanan adalah salah satu faktor penting, karena memberikan rasa nyaman bagi Wisman,” lugasnya.
Dan yang terpenting kata Schramm, adanya dukungan dan kesadaran masyarakat yang bekerjasama menjaga keamanan daerah.
Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) merilis angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara selang Januari sampai dengan Juli 2025 ini mengalami peningkatan 16,80 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 sebagaimana data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut.
Data BPS ini menginformasikan khusus pada Juli 2025 tercatat mencapai 5.903 kunjungan atau naik 24,46 persen dibandingkan Juli 2024 yang sebanyak 4.743 kunjungan.
Data tersebut baru saja dirilis Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara (BPS Sulut), Senin (1/9/2025).
BPS merinci bahwa kunjungan wisman pada Juli 2025 paling banyak dilakukan oleh wisatawan berkebangsaan Tiongkok (80,03 persen), Belanda (2,51 persen), dan Singapura (2,10 persen).
perjalanan (8,30 persen).
Secara kumulatif, sepanjang Januari sampai Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 8.161.699 perjalanan, atau meningkat 69,27 persen dibanding
periode yang sama tahun lalu.
(*/Jane)



