Pemerintahan YSK-VICTORY Diduga Sengaja Dikoyak, Pokir Angdew Lenyap, Aktor?

BOLMORA.COM,SULUT – Pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dan APBD Perubahan 2026 terkesan alot.
Pasalnya, walaupun telah diagendakan pelaksanaan rapat paripurna, bahkan terpantau oleh media ini Gubernur Sulut,Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE sudah standbye sejak pukul sekira pukul 09.00 wita dan terpaksa balik kanan (pulang) diakibatkan pelaksanaan paripurna dibatalkan karena rapat Badan Anggaran dan TAPD Pemprov Sulut harus dilakukan.
Terpantau oleh media ini, belum adanya “titik terang,” antar Banggar dan Tim TAPD Pemprov Sulut.
Pokok pikiran (Pokir) terkesan jadi penyebab utama. Pokir tersebut merupakan aspirasi yang diserap para Anggota Dewan termasuk saat reses.
Namun, saat pembahasan antara Banggar dan TAPD Pemprov Sulut, Senin (10/8/2026) pokir tersebut raib.
<span;>Pun mereka dalam banggar pun bertanya-tanya…
Stella Runtuwene, salah satu personil Banggar dan di ketahui adalah Pimpinan Dewan pernah di rapat itu secara gamblang mempertanyakan siapa aktor pengatur pokir itu.
“Siapa yang atur pokir-pokir itu?,” ucap Stella di rapat waktu lalu.
<span;>Pasalnya banyak pokir-pokir yang sudah diusulkan lenyap tak bergerak.
Tak pelak, situasi ini terpaksa korbankan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut,YSK-Victory. Nahkoda Sulut ini terpaksa harus kembali karena rapat paripurna ini tak bisa dilaksanakan.
Bahkan, oleh sebagian personil Banggar menilai KUA-PPAS 2027 ini adalah ‘bayang-bayang dikarenakan belum jelasnya dana transfer dari pusat.
(Jane)



