Musim Kemarau, Sejumlah Petani di Pantai Utara Bolmong Gagal Panen
BOLMORA.COM, BOLMONG — Sebanyak puluhan hektare sawah di beberapa desa mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang disertai tiupan angin selatan. Diantaranya yakni Desa Bolangat, Kecamatan Sang Tombolang, Desa Inobonto, Langagon dan lainnya di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Informasi yang diterima BOLMORA.COM, sejumlah petani mengalami gagal panen dan terpaksa mecari pekerjaan lain atau bekerja serabutan untuk bertahan hidup.
“Kami kerja apa saja, mau jadi kuli bangunan atau apalah, yang penting bisa makan,” kata Hardiyanto Darwis
Ia juga menfatakan bahwa lahan padi miliknya yang rusak seluas tiga hektare.
“Saat musim kemru saat ini saya merugi, namun dalam kondisi normal mustinya ia panen sekira 20 karung padi, dari 20 karung tersebut saya bisa meraup penjualan sampai 25 Juta,”katany
Sementara itu, anwar petani lainnya memgaki petani setempat tidak merasakan air sejak tiga bulan belakangan. Semestinya musim kemarau tdak jadi masalah karena ada irigasi.
“Tapi irigasi rusak, airnya tidak ada,” kata dia.
Ia minta pemerintah segera memperbaiki irigasi agar sawah petani bisa dialiri air lagi.
“Kami berharap pemerintah bisa mencari solusi atau memperbaiki irigasi yang ada,”ujarnya
Dari pantauan kami, kondisi sawah di sana memang mengenaskan. Tanah retak – retak. Tanaman pada menguning dan layu.
Beberapa tanaman padi masih utuh namun terancam ranggas. (Agung)
- Musim Kemarau, Bupati Boltim Minta Warga Antisipasi Terjadinya Kebakaran
- BPBD Imbau Warga Boltim Waspadai Potensi Kebakaran Hutan



