Ini Profil Tania Wulan Mokoginta, Paskibraka Nasional Asal Kotamobagu
TANIA WULAN MOKOGINTA, merupakan salah satu anggota Paskibraka Nasional asal Kotamobagu yang bertugas saat pengibaran bendera pada hari kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia (RI), di Istana Negara Jakarta.
Darah kelahiran Manado, 24 April 2002 ini merupakan anak pertama dari dua bersaudara, pasangangan Sofian Mokoginta dan Verawati Tawil, dan juga merupakan cucu dari mantan Bupati Bolmong Almarhum Muda Mokoginta.
Tania duduk di kelas XI Binsus A Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kotamobagu, dan memiliki tinggi 172 centimeter dan berat 65 kilogram, serta mempunyai Hoby Berenang.
Dia mengikuti pelatihan di Cibubur Jakarta, mulai tanggal 25 Juli 2017 bersama dengan 68 peserta dari 34 Provinsi se-Indonesia, dan dilantik menjadi Paskibraka pada 15 Agustus 2017 di Istana Negara, oleh Presiden Joko Widodo.
Saat pengumuman jabatan (petugas) pada tanggal 17 Agustus pagi (3 jam sebelum upacara dimulai), gadis cantik ini mendapat posisi di Tim Merah sebagai Pasukan 8 (inti) pengapit tengah penurunan Bendera Sang Saka Merah Putih.
Setelah selesai bertugas, mereka bersilaturahmi dengan Presiden dan Wakil Presiden, Panglima TNI, Kapolri dan sejumlah menteri.
Kepada BOLMORA.COM, Tania mengungkapkan bahwa selama latihan memang cukup berat yang dilewati, namun dapat dilalui dengan baik.
“Tahun ini persaingan cukup ketat, apalagi posisi yang bertugass sebagai pembawa baki, maupun komandan kelompok 17, dan pengibar bendera. Seleksi dilakukan secara kompetitif di posisi ini,” ungkap Tania.
Menurutnya, masuk dalam kelompok 8 adalah sebuah perjuangan yang cukup berat, karena harus bersaing dengan 68 orang, dan hanya terpilih 8 orang yang akan bertugas pada pengibaran dan penurunan bendera merah putih. Bagi dirinya, masuk dalam kelompok 8 (pasukan inti) adalah kebanggan tersendiri.
“Insya Allah ini menjadi kado buat Pemkot Kotamobagu khususnya Wali Kota Kotamobagu, masyarakat Sulut terutama masyarakat Kota Kotamobagu,” ucapnya.
Adapun pesan dan kesannya:
- Semoga keberhasilannya menjadi Paskibraka tingkat nasional dan bergabung dengan pasukan kelompok 8, bisa menjadi motivasi buat rekan-rekan generasi muda lainnya.
- Keberhasilan ini sebagai bukti bahwa putra putri Kota Kotamobagu dapat berbicara di tingkat nasional.
Pun, Wulan akan kembali pulang ke Kota Kotamobagu pada tanggal 25 agustus 2017, setelah mengikuti agenda apel kebangsaan bersama seluruh Paskibraka se- Indonesia, yang akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Jokowi.(**/me2t)



