Penguatan K3, PT PP Bendungan Lolak Berikan Reward and Punishment kepada Karyawan

0
718
Penguatan K3, PT PP Bendungan Lolak Berikan Reward and Punishment kepada Karyawan
Suasana pemberian Reward and Punishment kepada karyawan dan pekerja PT PP (Persero) Tbk, Proyek Bendungan Lolak
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Perhatian dan komitmen yang tinggi dalam kebijakan ketenagakerjaan terus menjadi prioritas PT Pembangunan Perumahan (PT PP Persero) yang saat ini sedang menangani proyek Bedungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Penguatan struktur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diterjemahkan di lapangan melalui berbagai program yang dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk mengedukasi para karyawan serta memberikan reward dan punishment kepada para pekerja dan karyawan berprestasi.

Kegiatan penyerahan reward and punishment kepada karyawan PT PP Bendungan Lolak diserahkan langsung oleh Kepala P2K3 Ir. Ilham Abadi, Kamis (22/7/2021) di halaman proyek. 

Untuk kategori reward and punishment yang diberikan antara lain, kelompok kerja terbaik, karyawan teladan afety dan karyawan peduli lingkungan. Dari beberapa kelompok, hampir semua menerima penghargaan dengan berbagai bidang. Di antaranya, karyawan tertib APD, karyawan peduli keselamatan, karyawan lokasi kerja paling bersih dan masih banyak lagi.

Kepala Divisi Health, Safety and Environment (HSE) PT PP Proyek Bendungan Lolak Johan Midardi mengatakan, salah satu elemen dari berjalannya sistem keselamatan kerja adalah dengan adanya reward dan phunishment.

Menurutnya, dengan pemberian penghargaan kepada karyawan dan pekerja yang tertib dan taat aturan, diharapkan menumbuhkan semangat serta peduli akan keselamatan dan kesehatan kerja.

“Karyawan dan pekerja perlu di rangsang untuk menumbuhkan sikap taat dan peduli dengan keselamatan kerja. Kegiatan ini juga memberi motivasi kepada semua pekerja akan pentingnya sebuah keselamatan kerja,” ucap Johan.

Ia juga mengingatkan kepada karyawan dan pekerja bahwa keselamatan kerja merupakan kebutuhan, bukan karena terpaksa. K3 harus benar-benar melekat dalam suatu aktivitas pekerjaan.

“Produksi itu penting, tapi keselamatan semua karyawan lebih penting,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembina Keselamatan, Kesehatan kerja dan Lingkungan (P2K3) Ir. Ilham Abadi menambahkan, antusias karyawan dan pekerja dalam berkompetisi untuk keselamatan kerja sangat baik. Mereka berlomba-lomba menjadi yang terbaik dalam hal aspek keselamatan kerja.

“Selain berperan penting dalam menunjang keberhasilan aktivitas usaha perusahaan, keselamatan dan kesehatan kerja juga memiliki makna strategis yang menjaga eksistensi perusahaan,” tandas Ilham.

Dikatakannya, seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan karakteristik sebuah lokasi kerja, PT PP (Persero)Tbk dituntut untuk dapat beradaptasi cepat, dengan mengedepankan akhlak BUMN.

“Komitmen ini akan terus dilakukan demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan pengelolaan lingkungan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dari pantauan Bolmora.Com, tampak kegiatan tersebut mengacu pada protokol kesehatan yang ketat, guna mencegah terjadinya dampak penyebaran Covid-19.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here