KPU Boltim Gelar Sosialisasi Lanjutan Tahapan Pilkada Tahun 2020

0
304

BOLMORA.COM, BOLTIM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menggelar sosialisasi tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boltim lanjutan tahun 2020.

Sosialisasi tersebut, menghadirkan dua pemateri dari Provinsi Sulut dan di buka langsung oleh Ketua KPU Boltim Jamal Rahman, dilanjutkan dengan ucapan selamat datang oleh Komisioner divisi teknis KPU Boltim Kader Bachmid, bertempat di Kedai Inaton Desa Kayumoyondi Kecamatan Tutuyan Kabupaten Boltim, Rabu (29/07).

Dalam sambutannya, Kader Bachmid mengucapkan, selamat datang kepada seluruh peserta sosialisasi dan tamu dari KPU Provinsi. Agenda ini merupakan lanjutan dari sosialisasi tahapan pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut juga Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boltim.

“Maksud dan tujuan berkumpul dalam kegiatan sosialisasi ini, bagaimana penyelenggara dapat bersama-sama mensukseskan tahapan Pemilu Kepala Daerah. Boltim yang merupakan tujuh daerah yang melaksanakan hajatan pesta demokrasi. Semoga semua tahapan dapat terlaksana dengan baik, aman dan damai, agar tercipta Pilkada serentak yang berintegritas, jujur dan adil. Juga dapat meningkatkan partisipasi pemilih,”terang Bachmid.

Selanjutnya Ketua KPU Boltim Jamal Rahman menjelaskan dalam pidatonya, soal lanjutan tahapan proses tahapan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut juga tahapan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Boltim, sebenarnya dijadwalkan pada tanggal 23 September 2020. Namun sempat tertunda dikarenakan wabah penyebaran Covid-19, sehingga diundur sampai 9 Desember 2020.

“Ini adalah momentum yang telah kami siapkan untuk teman-teman wartawan, untuk agenda sosialisasi tahapan Pemilihan Gubernur dan Bupati. Kami sangat mengharapkan peran media, karena Pers adalah pilar keempat demokrasi. Dalam pengawalan pemberitaan terutama pada pesta demokrasi saat ini, sangat penting keterbukaan informasi, agar semua tahapan diketahui oleh publik,”tutup

Sementara salah satu pemateri dari Provinsi Sulut Gerry Sumampow menambahkan, harus ada upaya bagaimana menciptakan pemilih yang sadar dan adanya pendidikan pemilih, agar sesuai dengan maksud dan tujuan penyelenggara menciptakan tatanan demokrasi cerdas, sehat, baik, jujur dan adil, serta tidak ada money politics.

“Saya terus mengamati bagaimana proses tahapan Pemilu oleh KPU, juga kontestan para kandidat lewat pemberitaan untuk dikonsumsi dan diketahui oleh publik, sehingga kami melihat peran Pers sangat vital dalam proses pemberitaan publikasi tahapan pilkada,” kata Gery.

Lanjut dia, terpenting bagaimana teman-teman harus transparan dalam pemberitaan, agar keterbukaan informasi publikasi mengenai tahapan sampai proses pencoblosan.

“Kami juga berharap, kita bersama insan pers tidak ada miss komunikasi dalam penyediaan data. Sehingga kemitraan pers dan KPU juga penyelenggara akan terbangun dengan baik dan informasi sampai ke masyarakat dengan transparan. Untuk tahapannya sudah kami lakukan mulai dari perekrutan PPK, PPS, KPPS, dan PPDP. Sekarang sudah masuk tahap pencocokan daftar pemilih (Coklit),  dan mereka juga dibekali bimtek, juga melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Covid-19,”imbuhnya.

Di penghujung acara, diisi dengan sesi tanya jawab antara wartawan, Pemateri dan Komisioner KPU. 

(Ayax Vay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here