Pilgub Sulut, Olly Dondokambey yakin Menang di Bolmong Raya

0
1264
Sulut Siap Gelar KTT G20, Yasti: Bandara Lolak Akan Jadi Alternatif
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancarai wartawan

BOLMORA.COM, BOLMONG — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey hakul yakin bisa merebut suara signifikan di Bolaang Mongondow Raya dalam pertarungan Pilgub mendatang.

Dalam kunjungan ke Bolmong untuk panen jagung dan tanam padi Senin (20/7/2020), Olly ditanya wartawan soal majunya putra BMR Sehan Landjar di pilgub lewat kendaraan partai Golkar. Olly menjawab dengan penuh keyakinan. “ODSK terus maju,” kata dia sambil tertawa.

Olly adalah tokoh politik nasional yang pintar menyampaikan pesan politik dengan berbagai cara, termasuk melalui gestur atau celetukan. Gayanya itu menunjukkan ia yakin menang di BMR.

Ditanya berapa targetnya, Olly menunjukkan gaya menunduk. Ia berbalik lantas menunjuk Yasti dengan tangannya.

“Tanya saja (ke Yasti),” kata dia.

Majunya Bupati Boltim Sehan Landjar sebagai pendamping Tetty Paruntu di Pilgub 2020 langsung menaikkan tensi politik di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Pertarungan memperebutkan pemilih di lima kabupaten dan kota di BMR mulai memasuki taraf yang sengit. Akankah BMR serta merta “menguning” atau “membiru” atau malah “memerah” ?

Diketahui BMR memegang peranan penting di Pilgub. Sebab tokoh Minahasa akan saling keroyok. Olly, VAP, CEP, Steven Kandouw serta GSVL adalah tokoh asal Minahasa. Dipastikan suara minahasa terbelah. Siapa yang mengambil suara BMR secara utuh punya kans memenangkan Pilgub. Dari hitung – hitungan di atas kertas, kans petahana lebih besar. ODSK didukung empat kepala daerah yakni 

Bolmong, Bolsel, Bolmut dan Kotamobagu. Dukungan para kepala daerah ini tak sekedar pasif. Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow misalnya. Sangat aktif mendukung petahana. Begitupun Bupati Bolsel Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena.

Pasangan CEP dan SSL sendiri hanya punya kekuatan birokrasi di Boltim. Sementara dukungan birokrasi di Kotamobagu masih tanda tanya.Tatong belakangan lebih dekat ke ODSK.

Jika diibaratkan pertandingan sepakbola, ODSK unggul 4 : 1 dari segi dukungan kepala daerah. ODSK juga didukung mesin partai yang mumpuni. PDI Perjuangan juga unggul di Bolmong, Bolsel, Bolmut serta Kotamobagu dalam pileg lalu. Skornya 4.1 juga. 

Mesin partai ini masih panas dan dalam keadaan siap tempur. Namun dua jagoan Golkar bukannya tanpa peluang di BMR. Mayoritas warga BMR ingin agar ada wakil BMR di Pilgub. Menguatnya politik identitas di Indonesia bisa membuat kekuatan CEP SSL di Bolmong bisa berlipat ganda. Pasangan asal Golkar juga punya memori indah di Pilgub lalu. Tanpa tokoh BMR, tanpa kampanye yang masif, nyatanya Benny Mamoto dan David Bobihoe bisa mempecundangi ODSK di BMR. Jangan lupakan pula kekuatan laten mesin partai Golkar di BMR.

Sementara gaco Nasdem VAP kemungkinan mencari tokoh non BMR. Nama Walikota Manado GSVL disebut jadi calon kuat 02 Nasdem. Meski tak mengambil tokoh BMR, namun nama VAP kadung melekat di sanubari sejumlah warga BMR. Ia telah berkali – kali ron BMR dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Dia menunjukkan daya magisnya. Ia misalnya tak segan – segan merangkul tukang bentor dari Inobonto. Tak peduli tukang bentor itu dekil atau mungkin saja Covid 19. Kekuatan mesin politik Nasdem juga jangan dianggap remeh. Mereka bisa mengimbangi PDI P di Bolmong dan Kotamobagu, dua daerah barometer politik BMR.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here