Jengkuk Pasien Rujukan Asal Bolsel, Bupati Berikan Bantuan Rp10 Juta untuk Pengobatan
BOLMORA.COM, GORONTALO – Dalam melakukan kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo, Rabu (8/7/2020), Bupati Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan) Iskandar Kamaru, meluangkan waktu untuk menjenguk salah satu pasien rujukan Puskesmas Posigadan di Rumah Sakit Aloei Saboe Gorontalo.
Pasien yang masih berusia 11 bulan, bernama Delisa Islamiyah Anwar ini didiagnosa mengidap penyakit Tumor Hati (Hepatooma) dan Gizi Buruk (Kwashiorkor).
Pasien merupakan peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan, yang kini telah ditangani secara intensif oleh pihak Rumah Sakit Aloe Saboe.
Bupati saat melihat langsung kondisi pasien, mengungkapkan rasa keprihatinanya. Namun, dia bersyukur pasien telah ditangani secara intensif oleh pihak rumah sakit rujukan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak rumah sakit, terutama tim medis yang ternyata bekerja luar biasa dalam menangani pasien dengan baik,” ucap Iskandar.
Iskandar berharap, tidak ada lagi yayasan atau oknum tertentu yang memanfaatkan kondisi pasien seperti ini. Yang mana, sebelumnya telah heboh di medsos (media sosial) bahwa pasien tidak ditanganai dengan baik, tidak ada jaminan, dan terkesan adanya pembiaran.
“Tapi hari ini setelah kami cek langsung, Alhamdulillah pasien ditangani secara baik. Saya harap ke depan tidak ada lagi yayasan atau oknum tertentu yang memanfaatkan kondisi pasien, dengan menyebar isu-isu yang tidak benar tentang pasien,” imbuhnya.
Pun pada kesempatan tersebut, bupati memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp10.000.000, untuk pengobatan pasien.
“Saya beraharap kepada keluarga tetap sabar dan tabah menghadapi musibah ini,” kata Iskandar.
Semenetara itu, Direktur Rumah Sakit Aloe Saboe dr. Andang Ilato, mengungkapkan sejak sampai di rumah sakit, pasien ditanganai dengan baik oleh tenaga medis.
“Sebagai rumah sakit rujukan, baik dari daerah yang ada di Provinsi Gorontalo maupun daerah tetangga, seperti Bolsel dan Bolmut, kami mengutamakan pelayanan terbaik. Apalagi dalam keadaan emergency. Apalagi yang namanya dibiarkan,” ungkapnya.
Menurutnya, seluruh insfrastuktur dan pelayanan yang ada di rumah sakit sudah berstandar tipe A. Sehingga, seluruh pelayanan dimaksimalkan bagi setiap pasien rujukan.
“Dalam menangani pasien rujukan, kita utamakan penanganan emergency. Jadi, dalam proses emergency, kita belum memumungut biasa seperpun. Nanti setelah proses emergency tertangani dengan baik, baru dilakukan proses pengurusan administrasinya. Pada intinya kita tangani terlebih dahulu pasien rujukan,” jelas Andang.
Turut mendampingi bupati, para asisten, dan sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Bolsel.
(*/Gnm)



