Masuk Rumah Orang Tanpa Permisi, Oknum Petugas PLN Dinilai Tidak Sopan

0
2801
Setoran PPJ ke Pemkot Kotamobagu Berkurang, PLN Mengaku Tidak Tahu?
Foto Istimewa Kantor PLN UP3 Kotamobagu
Advertisement

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Kota Kotamobagu, kembali menuai keluhan dari masyarakat.

Kali ini, warga menyoroti kinerja petugas PLN yang dinilai tidak sopan saat melakukan pemutusan listrik di rumah warga, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Hal ini diungkapkan salah satu warga Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur Edmon Mamonto.

Ia mengaku sangat menyayangkan sikap petugas PLN saat mendatangi rumahnya, pada Rabu (4/7/2018).

“Ada petugas PLN yang datang ke rumah saya untuk melakukan pemutusan listrik. Namun, yang saya heran kok petugas PLN ini tidak menyampaikan terlebih dahulu maksud dan tujuannya kepada pemilik rumah,” ungkap Edmon.

Menurutnya, oknum petugas PLN tersebut masuk ke rumahnya tanpa memberikan salam dan langsung memutuskan aliran listrik.

“Tidak mengetuk pintu langsung listrik diputuskan. Memang saya ada tunggakan satu bulan, yakni Juni. Untuk bulan Juli inikan belum lewat tanggal 20, jadi belum bisa dikatakan menunggak dua bulan. Yang pasti tunggakan ini tanpa sepengetahuan saya, karena saya belum lama menempati rumah itu. Saat petugas PLN datang ke rumah, ada istri dan anak saya yang sedang berada di dalam rumah. Mereka terkejut tiba-tiba listrik padam. Istri saya mengira ada pemadaman listrik secara keseluruhan,” jelasnya.

Edmon mengatakan, akibat dari pemutusan listrik tersebut, aktivitas istrinya dalam melakukan pekerjaan rumah jadi terhambat.

“Istri saya pikir ada pemadaman secara keseluruhan. Nanti setelah kurang lebih empat jam menunggu, baru istri saya menemukan surat dari PLN yang diselipkan petugas di bawah pintu rumah,” tuturnya.

Sebenarnya, Edmon sendiri tidak mempermasalahkan soal tagihan, tetapi cara petugas yang datang di rumah tanpa permisi, dan langsung melakukan pemutusan listrik itu yang dinilainya tidak sopan dan tidak beretika.

“Kalau pun saya menunggak, coba petugas sampaikan dulu secara lisan saat datang di rumah. Agar nanti tidak perlu ada pemutusan listrik, karena saya akan langsung melakukan pembayaran. Sebab, memang saya tidak tahu kalau ada tunggakan listrik,” akunya.

Sementara itu, uapaya konfirmasi ke pihak PLN, hingga berita ini dipulis belum berhasil. Saat dihubungi melalui Asisten Manajer PLN Area Kotamobagu Leonarndo Manurung, di nomor 0852 5644 xxxx, meski dalam keadaan aktif tapi tidak mengangkat telp.

Redaksi  BOLMORA.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here