DPRD Nyatakan Gedung Radiologi RSUD Kota Kotamobagu Tidak Sesuai Spek

0
224
DPRD Nyatakan Gedung Radiologi RSUD Kota Kotamobagu Tidak Sesuai Spek
Komisi III DPRD saat meninaju langsung gedung radiologi

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Adanya label merah yang dipasang oleh Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (Bapeten) Republik Indonesia, di Gedung Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu turun memeriksanya, Senin (24/6/2019) siang tadi.

Pantauan Bolmora.Com, beberapa anggota Komisi lll DPRD Kota Kotamobagu masuk dan memeriksa kondisi Gedung Radiologi yang dibangun dengan anggaran Rp3.369.300.000, oleh PT Gerbang Nusantara pada 2018 lalu.

“Sudah jelas bangunan ini tidak sesuai spek. Dari kasat mata saja sudah kelihatan ketidak beresan pengerjaannya,” ungkap Ketua Komisi lll Herdy Mokoginta.

Senada dengan Herdy, Ishak Sugeha juga mengungkapkan dari analisa teknis bangunan ini memang sudah bermasalah.

“Analisa teknis saya sesungguhnya bangunan untuk fasilitas kesehatan seperti ini memiliki standar klasifikasi yang tidak bisa dilanggar baik dari sisi bangunan maupun peralatannya. Ini kan sangat beresiko, apalagi bangunan ini cukup mahal yang memakan biaya miliaran rupiah,” terangnya.

Dia melanjutkan selain ketiga persoalan yang di temukan Bapeten yakni dinding tidak semuanya menggunakan timbal pelindung radiasi, Kaca Pb dan Pintu yang tidak sesuai, masih banyak lagi kekurangan lainnya.

“Dindingnya saja sudah banyak yang retak, kalau hanya satu dua saja masih masuk dalam pertimbangan. Ini berarti konstruksi bangunannya tidak sesuai dengan spesifikasi,” ujar Ishak.

Oleh karenanya Ishak menambahkan, pihak DPRD akan segera memanggil pihak-pihak terkait.

“Kami akan memanggil pihak-pihak terkait mulai dari pelaksana, PPTK, PPK dan Direktur RSUD untuk meminta penjelasan sekaligus pertanggung jawaban. Semua yang terlibat akan dimintai klarifikasi karena ini menggunakan dana APBD,” katanya.

Sementara itu PPK Gedung Radiologi Alfian Hasan ketika dimintai keterangan mengakui Gedung tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

“Masa pemeliharaannya masih sampai bulan Juli, soal Kaca Pb tidak ada dalam gambar perencanaan bangunan, dinding hanya 1 ruangan yang dilapisi dengan timbal radiasi karena dana untuk timbal dialihkan untuk rangka baja tempat menggantung peralatan. Untuk pintu sendiri akan diperbaiki,” tutupnya.

(Me2t) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here