Pengawasan Barang Kadaluarsa Lebih Diperketat

0
398
Disperindag Lakukan Monev Peredaran Mie Berbahan Kimia
Kadis Perindag-ESDM Kabupaten Bolmong George Tanor
Advertisement

Pengawasan Barang Kadaluarsa Lebih Diperketat

BOMORA, BOLMONG – Pengawasan barang dan makanan yang beredar di pasaran semakin diperketat memasuki pekan keempat bulan puasa Ramadhan 1437 Hijriyah. Pasalnya, dikhawatirkan ada oknum pedagang yang nakal dan sengaja menjual barang atau makanan yang sudah kadaluarsa.

“Kita akan lebih perketat pengawasan. Utamnaya barang-barang yang sudah kadaluarsa dan tidak layak jual,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bolmong George Tanor, dihubungi via selule, Sabtu (25/06/2016).

Dalam melakukan operasi pasar, Tanor mengaku lebih difokuskan pada barang kadaluarsa. Sebab saat razia yang dilakukan pekan lalu, terdapat sejumlah barang kadaluarsa yang masih dijual oleh pedagang.

“Ada beberapa jenis barang kadaluarsa yang ditemuai petugas pada operasi pasar pekan lalu. Tapi, oleh pemilik toko mengatakan bahwa barang-barang itu sudah akan dikembalikan ke pihak distributor,” ujarnya.

Menurutnya, pekan terakhir jelang lebaran Idul Fitri pihaknya akan lebih meningkatkan pengawasan. Operasi rutin akan digalakan di delapan pasar yang tersebar di Bolmong. Untuk itu, diimbau agar para pedagang sadar diri dan tidak lagi memajang barang yang sudah tak layak jual, terutama yang sudah kadaluarsa.

“Sebab akan membahayakan konsumen. Efeknya pada kesehatan. Apalagi barang yang dikonsumsi, masa kadalurasa penting sekali untuk diawasi,” ucap Tanor.

Olenya, dia meminta agar warga dapat bersama-sama melakukan pengawasan terhadap barang yang diperjualbelikan di pasar. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada praktik kotor pedagang yang dengan sengaja memasok barang kadaluarsa ke pasar yang ada di Bolmong.

“Mari kita sama-sama melakukan pengawasan. Lakukanlah pengawasan standar, label, klausul baku, pelayanan purna jual, dan cara menjual. Jika ada yang tidak sesuai, saya harap warga segera melapor ke Disperindag. Pasati akan segera ditindak lanjuti,” imbaunya.(ito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here