Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Kotamobagu

Kunjungi Jakarta Smart City, Yani: Ini Dibutuhkan dalam Pengembangan e-Government di Kotamobagu

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Setelah Rabu (9/5/2018) lalu mengunjungi Mall Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Jumat (11/5/2018), giliran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jakarta Smart City (JSC) yang dikunjungi Dinas Komunkasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu.

Unit Pengelola Smart City yang terletak di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Barat ini dikelola langsung oleh Diskominfo dan Statistik Pemprov DKI Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut Kepala Diskominfo Kota Kotamobagu Ahmad Yani Umar, bersama jajarannya diterima langsung Kepala UPT Jakarta Smart City, Setiadji, di Presentation Room JSC.

Dalam sambutannya, Setiadji menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada tim Diskominfo Kota Kotamobagu yang telah berkunjung ke UPT Jakarta Smart City.

“Jakarta Smart City selalu terbuka bagi pemerintah daerah yang datang berkunjung untuk melihat secara langsung implementasi Smart City khususnya di wilayah DKI Jakarta. Selamat datang dan terima kasih kepada Diskominfo Kota Kotamobagu, yang menyempatkan waktu berkunjung ke tempat kami,” ucapnya.

Dalam operasionalnya, Jakarta Smart City berada di bawah pengelolaan  Diskominfo dan Statistik Pemprov DKI Jakarta.

“Meski di Diskominfo dan Statistik DKI Jakarta terdapat Bidang Penyelenggaraan e-Government, namun antara UPT Jakarta Smart City dan Bidang e-Government memiliki tanggung jawab dan pembagian tugas yang jelas, sehingga dalam proses pelaksanaannya tidak akan saling tumpang tindih,” urai Setiadji.

Dalam kesempatan itu, Setiadji juga mempresentasikan profile Jakarta Smart City dengan berbagai layanan aplikasinya yang semuanya sudah terintegrasi. Yang mana, unit pengelola ini dibentuk sejak tahun 2014 dengan kewenangan menangani berbagai penerapan dan pengembangan aplikasi layanan publik.

“Saat ini kami bekerja dengan 7.300 titik lokasi CCTV yang semuanya terintegrasi, dan dibantu oleh 50 tenaga ahli yang mem-backup operasional berbagai aplikasi yang kami miliki. Intinya layanan aplikasi yang berhubungungan langsung dengan masyarakat menjadi tugas utama kami. Sedangkan untuk layanan aplikasi pemerintahan, menjadi ranahnya bidang e-Government,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Kotamobagu Ahmad Yani Umar, merasa bersyukur bisa berkunjung ke UPT Jakarta Smart City, milik Pemprov DKI. Menurutnya kunjungan ini penting dilakukan untuk menambah ilmu dan pengetahuan Diskominfo Kota Kotamobagu, dalam rangka penerapan dan pengembangan e-Government di lingkup Pemkot Kotamobagu.

“Jakarta Smart City menjadi salah satu rujukan pemerintah daerah di Indonesia dalam implementasi kota cerdas. Apalagi Jakarta sebagai ibu kota negara dengan kompleksitas permasalahan pemerintahan yang begitu tinggi, terutama dalam aspek pelayanan publikya. Dengan penerapan berbagai layanan aplikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi, terjadi peningkatan yang signifikan dari sisi pelayanan pemerintahan yang semakin efektif dan efisien,” ungkap Yani.

Disinggung terkait hal yang bisa diterapkan di Kota Kotamobagu dari hasil kunjungan tersebut, Yani memastikan ada beberapa terobosan yang bisa dilakukan. Salah satunya bekerja sama dengan berbagai star-up pengembang aplikasi.

“Jakarta Smart City memfasilitasi dengan menyediakan berbagai data pemerintahan melalui aplikasi open data, yang bisa diakses oleh para pengembang aplikasi. Selain itu, dalam memasarkan berbagai produk daerah, khususnya UMKM, tokopedia telah menyediakan laman khusus bagi pemprov untuk memasarkan berbagai produk unggulannya, melalui MoU yang dilakukan. Jadi, mereka tak perlu lagi membuat aplikasi tersendiri, dan ini bisa kita terapkan untuk UMKM yang ada di Kota Kotamobagu,” pungkasnya.(**/me2t)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button