Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Boltim

Banjir Melanda Buyat, Diduga Akibat Penambangan Emas di Daerah Tetangga

BOLMORA.COM , BOLTIM – Puluhan rumah yang berada di dua desa yakni Buyat Satu dan Buyat Tengah, Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tenggelam akibat meluapnya Sungai Buyat yang berada di perbatasan Kabupaten Boltim dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Jumat (15/4/2022).

Tampak air mulai surut akibat banjir di Buyat Tengah kompleks perumahan Bubuan

Pantauan media ini, hingga pukul 18:00 WITA, air yang menggenangi rumah warga sejak pukul 15:30 WITA mulai surut, dan warga pun mulai menyelamatkan sisa-sisa barang mereka.

“Air mulai surut saat ini, kami mulai membersihkan rumah dari lumpur. Namun lumpur ini kami duga berasal dari perusahaan tambang baik yang mempunyai izin maupun yang tidak berizin di Ratatotok,” Ungkap Mey Rondonuwu (47) Dusun II Buyat Tengah.

Pun demikian dikatakan Oni, yang juga merupakan warga Buyat Tengah kompleks perumahan Bubuan. Menurutnya, lumpur yang tersisa akibat banjir ini beda deng lumpur yang biasanya.

Tampak warga sedang membersihkan lumpur sisa-sisa banjir

“Lumpur berwarna merah dan ini pasti berasal dari buangan sisa pengolahan emas oleh perusahaan yang berada di Ratatotok. Sisa material pengolahan mereka buang ke Sungai Buyat,” Jelas Oni.

Sementara itu, Sangadi Buyat Satu Chandra Setiawan Modeong juga mengatakan, banjir yang melanda wilayahnya dan Desa Buyat Tengah merupakan akibat sudah kurangnya daerah resapan air di hulu Sungai Buyat.

“Hujan yang turun tadi tidak berlangsung lama, namun karena daerah resapan sudah dijadikan lahan pertambangan, jadi air semuanya bersatu di Sungai Buyat. Ini pun sudah kami keluhkan bahkan sampai ke provinsi, namun hingga kini belum ada kepedulian dari pihak terkait,” Urai Chandra.

Dirinya berharap, banjir ini tidak akan terjadi kembali.

“Semoga saja musibah ini tak akan terulang kembali, kami masyarakat Buyat juga berharap agar pemerintah provinsi bisa langsung turun meninjau keluhan kami akibat adanya penambangan baik secara resmi maupun tidak resmi yang membuang sisa pengolahannya ke Sungai Buyat. Jangan manisnya didapatkan oleh daerah tetangga, pahitnya kami di Buyat yang merasakannya,” Tutup Chandra.

(RG)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button