DPRD Buol Pertanyakan Realisasi Dana Hibah PDAM Rp.13 M

0
DPRD Buol Pertanyakan Realisasi Dana Hibah PDAM Rp.13 M
Ketua Komisi I DPRD Buol Ahmad Andi Makka

BOLMORA.COM, BUOL – DPRD Kabupaten Buol mempertanyakan realisasi dana bantuan hibah yang dikucurkan Pemkab Buol kepada PDAM terhitung sejak tahun 2017-2020 yang secara keseluruhan senilai Rp.13 miliar.

Hal itu diungkapkan Ketua komisi II DPRD Buol Ahmad Andi Makka kepada Bolmora.Com, Rabu (21/04/21).

Sebut Andi Makka, terkait dana hibah Rp.13 miliar di PDAM tersebut menjadi salah satu poin yang masuk dalam agenda pembahasan RDP bersama PDAM sehari sebelumnya menindaklanjuti laporan karyawan perusahaan berplat merah itu.

Bahkan kata Andi Makka, jauh sebelum RPD digelar DPRD sudah dua kali mengundang PDAM untuk rapat kerja bersama komisi II namun tidak pernah hadir. Tujuan raker sendiri guna mengetahui efektiftas realisasi dana hibah tersebut.

“Tujuan kami bagaimana mereka hadir itu untuk menginformasikan seluruh dana hibah sejak 2017 sampai 2020 sudah Rp.13 miliar lebih. Bagaimana penggunaan dana itu dan bagaimana perbadingan fasilitas infrastruktu air bersih di Buol sebelum dan sesudah ada dana hibah ini,”terang Andi Makka.

Lanjut Andi Makka menjelaskan, jika dibandingkan dengan laporan karyawan sampai saat ini kondisi pelayanan hingga pendapatan PDAM masih terbilang minim. Pada hal, berdasarkan data PDAM kini telah memiliki konsumen sebanyak kurang lebih 6000 pelanggan.

“Kenapa pendapatan ini belum bisa memberikan konstribusi terhadap daerah. Kemudian jika dikalkulasi dari pendapatan beban 5000 sambungan saja dikali Rp.50 ribu berarti ada Rp.250 juta pendapatan daerah tapi kenapa yang disampaikan tidak sampai seperti itu hanya menggaji karywan Rp.70 juta/bulan,”beber Andi Makka.

Andi Makka menambahkan, berkenaan dengan permasalahan PDAM pihak DPRD akan membawah ke rapat kerja ditingkat komisi II berdasarkan kesimpulan RDP untuk melakukan evaluasi yang diagendakan setelah lebaran Idul Fitri mendatang.

“Hasil RDP kemarin bersama Dirut PDAM menyimpulkan dalam rapat pertama akan dilakukan evaluasi melalui rapat kerja komisi II setelah lebaran,”tandas Andi Makka.

(Syarif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here