Pengendalian Inflasi 2026 Dibahas, Wabup Minsel Ikuti Rapat Nasional Secara Daring
Pengendalian Inflasi 2026 Jadi Fokus, Pemkab Minahasa Selatan Siap Perkuat Strategi Stabilitas Harga

Pengendalian inflasi 2026 menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi nasional yang diikuti Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theodorus Kawatu, Senin 13 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara daring dari Ruang Rapat Kantor Bupati Minahasa Selatan. Pemerintah pusat menginisiasi pertemuan tersebut untuk menjaga stabilitas harga di seluruh daerah.
Rapat dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Tomsi Tohir. Selain itu, Plt Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Popy Rufaidah, hadir sebagai pembicara utama. Kedua narasumber menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah.
Forum ini mendorong pemerintah daerah memperkuat langkah strategis. Upaya tersebut bertujuan menekan laju inflasi secara konsisten. Dengan demikian, stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.
Kehadiran Wakil Bupati menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah. Selain itu, partisipasi aktif ini mempertegas kesiapan daerah menghadapi tantangan ekonomi. Pemerintah daerah terus menyelaraskan kebijakan dengan pusat.
Pengendalian Inflasi 2026 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Agenda pengendalian inflasi 2026 menekankan kerja sama lintas sektor. Pemerintah pusat meminta daerah melakukan langkah konkret di lapangan. Oleh karena itu, koordinasi menjadi kunci utama keberhasilan.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan kerja sama antarinstansi. Selain itu, pemantauan harga pasar dilakukan secara rutin.
Langkah tersebut membantu menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok. Di sisi lain, stabilitas harga menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Upaya ini diharapkan melindungi daya beli masyarakat.
Program unggulan daerah juga diarahkan untuk menekan inflasi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung. Pemerintah terus mengoptimalkan strategi yang adaptif.
Strategi Daerah Diperkuat untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Melalui forum pengendalian inflasi 2026, pemerintah daerah memperdalam strategi pengendalian harga. Evaluasi kebijakan dilakukan untuk memastikan efektivitas program. Selain itu, pendekatan berbasis data terus diperkuat.
Kehadiran jajaran perangkat daerah mendukung koordinasi yang lebih solid. Kepala BPS Minahasa Selatan, Irena Listianawati, turut berperan dalam penyediaan data. Data tersebut menjadi dasar pengambilan kebijakan.
Dinas Pangan dan Dinas Pertanian juga mengambil peran penting. Mereka memastikan distribusi dan produksi tetap stabil. Dengan demikian, potensi lonjakan harga dapat ditekan.
Bagian perekonomian serta sumber daya alam turut mengawal implementasi kebijakan. Selain itu, sektor kesejahteraan rakyat memastikan dampak program dirasakan masyarakat. Sinergi ini memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Komitmen Pemkab Minsel Jaga Daya Beli Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menegaskan komitmen menjaga stabilitas ekonomi. Fokus utama tetap pada pengendalian harga dan ketersediaan barang. Oleh sebab itu, langkah konkret terus dilakukan secara berkelanjutan.
Partisipasi dalam rapat pengendalian inflasi 2026 memperkuat kesiapan daerah. Pemerintah daerah berharap strategi yang diterapkan semakin efektif. Selain itu, koordinasi lintas sektor akan terus ditingkatkan.
Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat. Dengan kondisi ekonomi yang stabil, kesejahteraan warga dapat meningkat. Pemerintah optimistis target pengendalian inflasi tercapai.
- Bupati Limi Mokodompit Bersama Forkopimda Kabupaten Bolmong Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Daerah
- Pemkot Kotamobagu Gelar Pasar Murah jaga Stabilitas Harga Pangan dan Pengendalian Inflasi
- FDW Rakor Fit Kemendagri Secara Virtual Bahas Cegah Inflasi



